news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Media Belanda Sebut Ajax Ditipu Maarten Paes.
Sumber :
  • FC Dallas

Media Belanda Sebut Ajax Ditipu Maarten Paes, Harga Overprice

Ajax dinilai membayar terlalu mahal untuk Maarten Paes, bahkan Football Transfers tak ragu menyebut Ajax telah “tertipu” karena nilai transfernya dianggap di atas harga pasar.
Kamis, 29 Januari 2026 - 19:06 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Media Belanda, Football Transfers menyoroti langkah Ajax dalam mendatangkan kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes. Pemain naturalisasi berusia 28 tahun ini disebut overprice setelah Ajax melakukan pembelian dari FC Dallas

Klub raksasa Eredivisie itu dinilai membayar terlalu mahal untuk Maarten Paes, bahkan Football Transfers tak ragu menyebut Ajax telah “tertipu” karena nilai transfernya dianggap di atas harga pasar.

Maarten Paes dikabarkan akan resmi bergabung dengan Ajax pada pekan ini. Sinyal kepindahannya sudah terlihat ketika Paes hadir langsung di Johan Cruijff ArenA, Rabu (28/1/2026) malam, saat Ajax takluk 1-2 dari Olympiakos di laga terakhir fase grup Liga Champions 2025-2026.

Dalam sejumlah foto yang beredar di media sosial X, Paes tampak berbincang dengan legenda Ajax sekaligus pelatih kiper Belanda, Patrick Lodewijks, di bagian VVIP stadion. 

Penjaga gawang kelahiran Belanda itu menyaksikan langsung kegagalan Ajax menutup kiprah Eropa mereka dengan kemenangan, sekaligus mengakhiri petualangan di kompetisi elite Benua Biru.

Menurut laporan Football Transfers, proses kepindahan Paes ke Ajax tinggal menunggu hasil tes medis dan penyelesaian dokumen administratif. 

Ia diproyeksikan memulai perannya sebagai kiper kedua, berada di bawah bayang-bayang Vitezslav Jaros yang dipinjam Ajax dari Liverpool. Manajemen Ajax sendiri disebut masih berencana kembali berburu kiper utama pada bursa transfer musim panas mendatang.

Kehadiran Paes tak lepas dari kepergian Remko Pasveer. Kiper senior berusia 42 tahun itu resmi meninggalkan Ajax dan kembali ke Heracles Almelo demi membantu klub tersebut keluar dari ancaman degradasi. Pasveer pun absen dalam laga kontra Olympiakos.

"Maarten Paes diperkirakan akan menjadi kiper cadangan di belakang Vitezslav Jaros, yang dipinjamkan dari Liverpool, sementara Ajax berencana untuk kembali mencari pemain baru di bursa transfer musim panas," tulis laporan Football Transfers dikutip Kamis (29/1/2026). 

Maarten Paes bukan nama asing di sepak bola Belanda. Ia pernah membela FC Utrecht dan kini telah mencatatkan sepuluh caps bersama Timnas Indonesia.

Selain itu, ia juga memiliki kedekatan dengan jajaran Ajax melalui Direktur Teknik Jordi Cruijff, yang sebelumnya sempat berperan sebagai penasihat federasi sepak bola Indonesia.

Namun, di balik proses transfer tersebut, aspek finansial justru menjadi sorotan tajam. Media Belanda menyebut Ajax harus merogoh kocek sekitar 1,25 juta euro atau setara dengan sekitar Rp21,8 miliar. 

"Dari segi finansial, transfer ini menimbulkan pertanyaan. Menurut SoccerNews, Ajax membayar sekitar 1,25 juta euro untuk Maarten Paes, sementara data dari FootballTransfers menunjukkan kiper tersebut memiliki ETV sebesar 900 ribu euro," tulis Football Transfers. 

Estimated Transfer Value (ETV) atau Estimasi Nilai Transfer merupakan perkiraan harga pemain berdasarkan data pemain seperti usia, posisi, performa hingga klub asal. 

Nilai tersebut dinilai terlalu tinggi jika dibandingkan dengan data dari FootballTransfers, yang mencatat Estimated Transfer Value (ETV) Maarten Paes hanya berada di angka 900 ribu euro, atau sekitar Rp15,7 miliar. Artinya, Ajax membayar sekitar Rp6 miliar lebih mahal dari estimasi nilai pasar sang kiper.

Situasi ini dinilai janggal, mengingat Ajax tengah berada dalam kondisi keuangan yang ketat. Pada bursa transfer musim dingin, klub asal Amsterdam itu sebelumnya lebih sering dikaitkan dengan nama-nama besar seperti Oleksandr Zinchenko, serta telah mengamankan jasa Takehiro Tomiyasu secara gratis pada Desember lalu.

Dengan latar belakang tersebut, laporan tersebut menilai transfer Maarten Paes berpotensi menjadi langkah yang kurang efisien secara finansial. Ajax disebut seolah mengabaikan nilai pasar di tengah keterbatasan anggaran, sebuah keputusan yang dinilai berisiko bagi klub yang sedang berupaya menata ulang stabilitas olahraga dan ekonomi mereka.

"Klub tersebut tampaknya tergoda untuk membayar Maarteb Paes di atas nilai pasar, fakta yang mengkhawatirkan mengingat anggaran yang terbatas di Ajax," tutup laporan tersebut.

Meski begitu, Paes tetap memiliki kesempatan membuktikan kualitasnya bersama Ajax. Jika mampu tampil konsisten dan menjawab ekspektasi, label “overprice” yang kini melekat padanya bisa saja sirna di atas lapangan.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:01
01:28
05:06
02:41
02:06
02:28

Viral