News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejam! Media Belanda Sebut Ajax Amsterdam Tertipu dengan Transfer Maarten Paes

Media Belanda menilai Ajax kemahalan membayar Maarten Paes dari FC Dallas. Nilai transfer disebut jauh di atas harga pasar dan memicu polemik di Ajax.
Kamis, 29 Januari 2026 - 18:31 WIB
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes.
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Media Belanda sebut Ajax Amsterdam telah ditipu FC Dallas dalam perekrutan kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes. Harga yang dibayarkan dinilai terlalu mahl dari seharusnya.

Maarten Paes dikabarkan akan segera diperkenalkan sebagai penjaga gawang anyar Ajax untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Remko Pasveer. Namun, keputusan mendatangkan kiper Timnas Indonesia tersebut sejak awal sudah menimbulkan tanda tanya besar, terutama setelah nilai transfernya terungkap ke publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama Maarten Paes muncul secara mengejutkan pada Selasa malam ketika laporan menyebut Ajax tengah serius memboyongnya dari FC Dallas. Kiper berusia 27 tahun yang telah mengoleksi sepuluh caps bersama Timnas Indonesia itu disebut akan menjadi bagian dari proyek baru di Johan Cruijff ArenA.

Peran Direktur Teknik anyar Ajax, Jordi Cruijff, turut menjadi sorotan dalam proses transfer ini. Selain posisinya di klub Belanda tersebut, Jordi juga diketahui menjabat sebagai penasihat di PSSI, sehingga menimbulkan spekulasi kepentingan di balik transfer Paes.

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes kabarnya makin dekat ke Ajax Amsterdam
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes kabarnya makin dekat ke Ajax Amsterdam
Sumber :
  • Instagram @maartenpaes

Alasan Ajax mendatangkan Paes semakin jelas setelah Remko Pasveer memutuskan meninggalkan Amsterdam. Kiper senior itu memilih kembali ke Heracles Almelo demi membantu tim lamanya keluar dari zona degradasi Eredivisie.

Pasveer sejatinya masih terikat kontrak hingga akhir musim dan memiliki opsi perpanjangan satu tahun. Namun, absennya ia dari skuad dalam laga kontra Olympiakos menjadi sinyal kuat perpisahan tersebut.

Masalah utama muncul saat biaya transfer Paes terungkap ke publik. Ajax harus merogoh kocek sebesar 1,25 juta euro atau setara Rp25 miliar untuk menebus Paes dari FC Dallas, meski sang pemain masih terikat kontrak hingga 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Medi Belanda, Football Transfer Netherlands menyebut angka tersebut dinilai terlalu mahal mengingat kondisi finansial Ajax yang tengah ketat. Data FootballTransfers menunjukkan Estimasi Nilai Transfer Paes hanya berada di kisaran 900 ribu euro atau Rp18 miliar, sehingga selisih harga ini memicu anggapan bahwa Ajax telah “tertipu”.

Situasi kiper Ajax pun belum sepenuhnya tuntas. Vitezslav Jaros dipastikan kembali ke Liverpool setelah masa pinjamannya berakhir, sementara Ajax tidak memiliki klausul pembelian permanen.
Cristian Willaert turut mengungkap bahwa Paes kemungkinan besar bukan pilihan utama di bawah mistar gawang Ajax.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT