- Instagram @renommuenz
Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi
tvOnenews.com - Tak perlu repot-repot lakukan naturalisasi, John Herdman bisa panggil bek asal Jerman ini jika Timnas Indonesia butuh amunisi tambahan.
Sebelumnya, Timnas Indonesia selalu melalui proses naturalisasi apabila berniat untuk memakai para pemain diaspora dari Eropa ke skuad Garuda.
Selain FIFA Series, agenda terdekat yang akan dijalani Timnas Indonesia bersama pelatih baru John Herdman adalah Piala AFF pada pertengahan 2026 nanti.
Sederet pemain masuk radar sang pelatih. Apalagi, John Herdman dalam sebuah wawancara sempat menjabarkan bagaimana kriteria skuad yang dia inginkan.
Meski tampaknya masih dengan komposisi skuad yang ada di FIFA Series, namun tidak menutup kemungkinan jika John Herdman akan meminta pemain baru di event berikutnya.
Satu pemain yang layak dipantau oleh John Herdman untuk membela Timnas Indonesia adalah Reno Munz, mantan anak asuh Xabi Alonso di Bayer Leverkusen U-19.
Lahir pada 2 Oktober 2005, Reno Munz sebetulnya berasal dari kedua orang tua yang sama sekali tidak mempunyai garis keturunan Indonesia. Mereka asli Jerman.
- Instagram @kleeblatt_fuerth_official
Bukan karena privilese tertentu, namun situasi ini terjadi karena Reno Munz lahir di Jakarta yang masih menjadi wilayah kewenangan Indonesia dan PSSI.
Statuta FIFA artikel 7 memberi penegasan jika seorang pemain yang lahir di suatu negara, maka dia bisa membela negara tersebut tanpa melalui proses naturalisasi.
Kondisi ini menjadi keuntungan tersendiri bagi Timnas Indonesia. Ditambah lagi dengan sang pemain yang sampai sekarang belum dipanggil tim senior Jerman.
Kendati demikian, sang pemain tampaknya tela menutup peluang untuk main di Timnas Indonesia. Saat diinterview Goal pada awal 2025, ia mengaku tidak terlalu ingat dengan tempat kelahirannya.
“Saya lahir di Jakarta karena pekerjaan orang tua saya yang sering berpindah negara. Setelah saya lahir di Indonesia, keluarga kami pindah kе Australia selama 3,5 tahun,“ cerita Munz kepada Goal.
“Saya pindah ke Koln saat masuk SD, jadi tidak banyak ingatan tentang Indonesia,” paparnya.