- Lille
Curi Poin Penuh, Calvin Verdonk Ungkap Kekurangan Lille Musim Ini
Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Timnas Indonesia Calvin Verdonk mencatatkan poin penuh bagi klubnya, Lille dalam laga lanjutan Liga Prancis.
Lille mengamankan poin penuh ketika menantang Angers pada Minggu (22/2/2026). Gol semata wayang yang dicetak Olivier Giroud lewat titik putih jelang turun minum memastikan tiga poin krusial bagi Les Dogues.
Namun di balik kemenangan tersebut, bek kiri Lille, Calvin Verdonk, justru menyoroti sejumlah kekurangan timnya. Meski unggul untuk pertama kalinya tahun ini di ajang Ligue 1, Verdonk menilai performa Lille masih belum sepenuhnya memuaskan.
Gol Giroud tercipta pada menit 45+2 setelah Tiago Santos dijatuhkan di kotak penalti satu menit sebelumnya. Sorak perayaan Giroud menggema di stadion yang digelar tanpa penonton, tetapi Verdonk menegaskan bahwa timnya seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol sejak awal laga.
“Ya, ini babak pertama yang bagus. Kami memiliki banyak peluang untuk mencetak gol, tetapi kami harus mencetak lebih banyak gol,” ujar Calvin Verdonk dilansir dari laman Le Petit Lillois, Senin (23/2/2026).
Bek berusia 27 tahun itu mengakui bahwa efektivitas masih menjadi pekerjaan rumah Lille. Menurutnya, menciptakan peluang saja tidak cukup jika tidak diselesaikan dengan maksimal.
“Apa yang harus kami tingkatkan? Kami hanya perlu lebih efektif, karena peluang sudah kami miliki. Kami harus memastikan keunggulan lebih aman dan setelah itu semuanya akan berjalan baik," kata Calvon Verdonk.
Kemenangan ini membawa Lille ke posisi lima klasemen dengan raihan 37 poin.
Di sisi lain, kubu Angers juga memberikan tanggapan atas jalannya pertandingan. Bek Angers, Lilian Raolisoa, menilai timnya sebenarnya tampil cukup baik di 45 menit pertama sebelum kehilangan fokus di momen krusial.
“Kami menjalani babak pertama yang bagus, tetapi kami kehilangan bola di area pertahanan sendiri dan akhirnya dilewati. Itu adalah hal yang harus dihindari,” kata Lilian Raolisoa.
Raolisoa juga menyesalkan gol yang terjadi tepat sebelum turun minum. Menurutnya, momen tersebut sangat memukul mental timnya.
“Tepat sebelum babak pertama berakhir, gol itu sangat, sangat menyakitkan bagi kami. Itu adalah sesuatu yang harus kami perbaiki di babak kedua. Kami akan berdiskusi satu sama lain untuk bisa menyamakan kedudukan," katanya. (hfp)