- uefa.com
Mengenal Lebih Jauh tentang Bulgaria: Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 yang Pernah Jadi Semifinalis Piala Dunia
tvOnenews.com - Di antara ketiga tim yang berpeluang dihadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Bulgaria bisa dibilang sebagai negara paling kuat.
Selain ranking FIFA yang jauh di atas, Bulgaria ternyata jadi negara tradisional Piala Dunia. Mereka bahkan pernah finis keempat pada edisi 1994 silam.
Lalu, bagaimana peta kekuatan Bulgaria, semifinalis Piala Dunia asal Eropa yang bisa menjadi lawan Timnas Indonesia asuhan John Herdman di FIFA Series?
Bersama tujuh negara lainnya, Indonesia terpilih sebagai tuan rumah FIFA Series 2026 yang akan berlangsung pada FIFA Matchday tanggal 23-31 Maret 2026 mendatang.
Memakai format sistem gugur, nantinya akan ada empat negara yang bakal bertanding. Timnas Indonesia dijadwalkan bertemu wakil Amerika, Saint Kitts and Nevis.
Andai menang atas negara Keith Kayamba Gumbs itu, pasukan John Herdman akan bertemu dengan Bulgaria atau Kepulauan Solomon di laga puncak.
Jika melihat kekuatan masing-masing tim, Bulgaria diprediksi akan melaju ke final FIFA Series 2026 mengingat posisi mereka di urutan 88 dunia.
Lebih lanjut, sejarah panjang Bulgaria juga cukup diperhitungkan. Mereka pernah menjadi semifinalis Piala Dunia, meski kini sudah absen dalam tujuh edisi terakhir.
Kekuatan Bulgaria
- Instagram @ilia_gruev
Bukan suatu yang berlebih jika Bulgaria diklaim sebagai kekuatan tradisional Eropa, beberapa dekade silam. Buktinya, mereka telah rasakan tujuh penampilan di putaran final Piala Dunia sejak 1962.
Pencapaian terbaik The Tricolours terjadi pada edisi 1994. Ketika itu, mereka finis di posisi empat dengan materi pemain top seperti legenda Barcelona Hristo Stoichkov.
Tak mengherankan jika pada 1995, ranking FIFA Bulgaria melonjak drastis ke peringkat 8 dunia. Ini menjadi prestasi terbaik negara itu sepanjang sejarah.
Di luar keikutsertaan di Piala Dunia, Bulgaria juga cukup sering lolos ke Olimpiade. Lima kali mereka tampil dengan prestasi terbaik menjadi runner-up pada 1968.
Namun lucunya, Bulgaria justru kesulitan bersaing di tingkat Eropa. Dalam gelaran Euro, The Lions hanya dua kali lolos (1996 dan 2004). Itupun tak jauh dari fase grup.
Fenomena itu cukup membingungkan lantaran setelah era Hristo Stoichkov, Bulgaria masih dihuni oleh beberapa bintang ternama yang berkarier di Eropa.
Bintang Tottenham dan Manchester United Dimitar Berbatov (48 gol) hingga Stiliyan Petrov yang koleksi caps terbanyak (105 laga) jadi satu dari sedikit pemain Bulgaria.
Terhitung dalam dua dekade terakhir, penampilan Bulgaria di kancah internasional justru merosot. Mereka kini ada di urutan 88 ranking dunia FIFA.
Dalam 10 tahun ke belakang, pencapaian terbaik The Lions hanya menempati ranking 36 dunia. Bahkan, mereka sempat anjlok ke urutan 91 pada 2024.
Kendati demikian, kekuatan Bulgaria masih layak untuk diperhitungkan. Apalagi, sejumlah pemain mereka tengah dalam performa terbaik di kompetisi Eropa.
Nama-nama seperti Kiril Despodov (PAOK Thessaloniki), Ilia Gruev (Leeds United), Rosen Bozhinov (Pisa) hingga Hristiyan Petrov (Heerenveen) masih jadi andalan tim.
Deretan pemain ini juga masih menjaga identitas klasik Bulgaria yang dikenal sebagai tim dengan pertahanan solid dan kecepatan dalam pola transisi menyerang.
Hubungan Bulgaria dan Timnas Indonesia
- Instagram/alex.dimitrov1976
Aspek historis Timnas Indonesia dan Bulgaria tak bisa dikesampingkan. Kedua negara ini telah banyak kaitannya jika berbicara soal sepak bola.
Salah satunya adalah pelatih Bulgaria Alexander Dimitrov yang memegang lisensi UEFA Pro diam-diam punya kenangan manis dengan Timnas Indonesia di masa lalu.
Kisah ini dimulai ketika pria berusia 49 tahun tersebut masih aktif bermain. Pada musim 2003 hingga 2005, ia pernah memperkuat juara Liga Indonesia, Persipura Jayapura.
Bahkan setelah pensiun pada 2006, Alexander Dimitrov langsung ditunjuk untuk menjadi asisten pelatih Persipura Jayapura ashan rekan senegaranya, Ivan Kolev.
Belakangan, legenda Bulgaria kelahiran Sofia tersebut juga dibawa oleh Ivan Kolev yang saat itu dapat tugas baru melatih Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2007.
Rekor Bulgaria Lawan Timnas Indonesia
- Instagram @ilia_gruev
Terpaut jarak ribuan kilometer bukan berarti Bulgaria tidak tahu kekuatan Timnas Indonesia. Kedua tim ternyata pernah bertemu lebih dari sekali.
Pertama kali keduanya bertemu adalah pada 21 Januari 1959 dengan skor sama kuat 0-0. Lalu, 14 tahun kemudian, tepatnya 4 Februari 1973, Bulgaria kalshkan Timnas Indonesia 4-0.
Rekor positif Bulgaria bukan hanya terjadi dengan Timnas Indonesia. Mereka juga cukup perkasa ketika uji sparring lawan negara ASEAN seperti Thailand dan Singapura.
Saat dihadapkan dengan wakil Asia Tenggara tersebut, Bulgaria kembali berpesta dengan membantai habis Singapura yang berkesudahan 10-2 dan 4-0 atas Thailand.
Melihat dari statistik tersebut, John Herdman harus benar-benar mempersiapkan skuad yang tangguh jika nantinya Bulgaria akan datang sebagai penantang juara FIFA Series.
(han)