- Instagram @robin.mirisola
4 Striker Eropa Diam-diam Penuhi Syarat FIFA, John Herdman Punya Opsi Baru Pengganti Ole Romeny
tvOnenews.com - Timnas Indonesia berpotensi mendapat amunisi segar di lini depan.
Di tengah kebutuhan striker tajam untuk menghadapi agenda internasional mendatang, empat penyerang berdarah Indonesia yang berkarier di Eropa tampil menjanjikan musim ini.
Menariknya, sebagian dari mereka disebut sudah memenuhi regulasi FIFA untuk proses perpindahan federasi.
Jika komunikasi dan administrasi berjalan lancar, pelatih John Herdman bisa memiliki variasi serangan yang jauh lebih berbahaya.
Siapa saja mereka? Berikut perkembangan terbarunya.
- Instagram @vvv_venlo_1903
Nama Dean Zandbergen menjadi salah satu yang paling siap secara regulasi.
Striker milik VVV-Venlo itu tampil konsisten di kasta kedua Liga Belanda.
Secara keseluruhan musim ini, ia mengoleksi enam gol dan tiga assist dari 25 laga.
Dean memiliki darah Indonesia dari sang nenek yang berasal dari Depok. Ia bahkan mengakui sudah ada komunikasi awal dengan perwakilan PSSI.
Dalam wawancara bersama YouTuber Yussa Nugraha pada 2025, Dean menyebut akan menjadi kebanggaan jika bisa membela Timnas Indonesia. Ia juga menyatakan sempat dihubungi oleh perwakilan federasi.
- Instagram @robin.mirisola
Penyerang muda Robin Mirisola merupakan talenta potensial milik KRC Genk.
Memiliki darah Yogyakarta dari ibunya, Mirisola sudah dikontrak hingga 2030.
Musim ini ia mencatat 16 penampilan liga dengan dua gol dan satu assist, serta merasakan atmosfer kompetisi Eropa bersama Genk di ajang kontinental.
Pengalaman membela tim kelompok usia Belgia membuat mentalitasnya terasah. Jika Indonesia bergerak cepat, Mirisola bisa menjadi investasi jangka panjang untuk Garuda.
- Instagram @armenziyo
Nama Jael Pawirodihardjo mencuri perhatian berkat debut sensasionalnya bersama MVV Maastricht di Eerste Divisie.
Masuk sebagai pemain pengganti dan hanya bermain 22 menit saat melawan De Graafschap, Jael langsung mencetak gol penentu kemenangan di Sportpark De Vijverberg.
Pelatih MVV, Edwin Hermans, memuji ketajamannya dan menyebut striker muda itu mampu menghadirkan ancaman nyata begitu masuk lapangan.
Secara keseluruhan, musim ini ia mencatat 7 pertandingan dengaan satu gol dan satu assist.
Baru berusia 18 tahun, Jael memiliki darah Indonesia dari pihak ibu. Potensinya besar, dan jika ada pendekatan resmi, proses naturalisasi bisa menjadi opsi.
4. Jelte Pal
Produktivitas Jelte Pal musim ini sulit diabaikan.
Lahir di Roosendaal pada 16 Oktober 2002 dan memiliki garis keturunan Jakarta, ia tampil tajam di Derde Divisie B — kasta keempat Liga Belanda.
Dari 20 pertandingan, Jelte mencetak 15 gol dan empat assist. Catatan tersebut membuatnya menjadi top skor sementara timnya dan bertengger di posisi ketiga daftar pencetak gol liga.
Meski bermain di level yang lebih rendah dibanding tiga nama sebelumnya, konsistensi golnya tetap menjadi daya tarik tersendiri.
Keempat striker ini sama-sama memiliki ikatan darah Indonesia dan jalur regulasi yang memungkinkan membela Garuda sesuai aturan FIFA.
Bagi John Herdman, tambahan opsi di lini depan tentu menjadi kabar baik.
Dengan kombinasi pemain lokal dan diaspora, Timnas Indonesia berpeluang memiliki variasi serangan yang lebih tajam, cepat, dan fleksibel. (asl)