news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks.
Sumber :
  • Facebook - Borussia Mönchengladbach

John Herdman Dapat Kabar Buruk dari Kevin Diks Jelang FIFA Series 2026, Bek Timnas Indonesia Sedang Alami Masa-masa Sulit

Kevin Diks buka suara soal krisis Borussia Monchengladbach jelang FIFA Series 2026. Situasi ini jadi sinyal bahaya bagi John Herdman dan Timnas Indonesia.
Kamis, 26 Februari 2026 - 15:34 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mendapat kabar buruk dari Kevin Diks jelang FIFA Series 2026. Situasi Borussia Monchengladbach yang sedang terpuruk di papan bawah menjadi penyebab.

Kevin Diks membuka suara mengenai situasi sulit yang tengah dihadapi timnya di kompetisi Liga Jerman musim ini. Bek Timnas Indonesia itu menegaskan bahwa timnya harus segera bangkit agar tidak terus terpuruk dalam periode negatif.

Pemain berusia 28 tahun tersebut mengakui bahwa perjalanan musim perdananya bersama Borussia tidak berjalan mulus. Meski secara individu mendapatkan banyak menit bermain, ia tetap merasa belum puas karena performa tim belum stabil.

Dalam beberapa pekan terakhir, Borussia memang mengalami penurunan performa yang cukup tajam. Hasil buruk yang beruntun membuat posisi mereka di klasemen semakin tertekan dan meningkatkan tekanan dari berbagai pihak.

Situasi ini membuat Kevin Diks menilai timnya harus segera menemukan solusi konkret. Ia percaya konsistensi dan kerja keras menjadi kunci untuk kembali ke jalur kemenangan.

“Bisa dibilang, musim ini berliku-liku. Kami tidak memulai musim dengan baik, lalu kami mengalami periode yang sangat kuat. Saat ini, hasil positif kembali mengering. Secara pribadi, ini musim yang cukup baik karena saya mendapatkan banyak menit bermain. Tetapi sebagai tim, kami tidak mendapatkan hasil yang kami butuhkan saat ini. Dan karena itu, saya secara pribadi juga tidak puas," ujar Kevin Diks dikutip dari situs Borussia Monchengladbach.

Borussia saat ini diketahui belum meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir Bundesliga. Rentetan hasil negatif tersebut menjadi alarm bahaya bagi tim untuk segera berbenah sebelum terlambat.

Namun, Diks tetap optimistis timnya mampu bangkit dalam waktu dekat. Ia menilai mentalitas dan konsistensi akan menentukan nasib tim ke depan.

“Konsistensi adalah kuncinya. Kita harus melakukan segala sesuatunya dengan benar dan mengeksekusinya dengan rapi, minggu demi minggu, jika kita ingin membalikkan keadaan. Saya yakin kita bisa melakukannya, tetapi tentu saja itu perlu terjadi secepat mungkin. Pada saat yang sama, kita tidak bisa mulai mempertanyakan semuanya, karena kita sudah menunjukkan bahwa kita bisa sukses. Sekarang saatnya untuk membangun kesuksesan itu lagi dan kembali memenangkan pertandingan," katanya.

Menurut Diks, faktor krusial yang perlu ditingkatkan adalah efektivitas di kedua kotak penalti. Ia menilai tim harus lebih tegas dalam menyerang maupun bertahan agar tidak kehilangan poin penting.

Hal tersebut menjadi fokus utama dalam sesi latihan terakhir. Borussia berusaha memperbaiki detail kecil yang sering menjadi pembeda dalam pertandingan.

“Kita harus lebih tanpa ampun di kedua kotak penalti – dalam menyerang dan bertahan. Itulah yang telah kita fokuskan selama beberapa hari terakhir. Di momen-momen krusial itu, kita perlu lebih bertekad lagi.”

Meski tekanan meningkat, Diks memastikan suasana di ruang ganti tetap kondusif. Ia menyebut seluruh pemain berusaha menjaga mental positif agar bisa melewati masa sulit ini bersama.

Menurutnya, kebersamaan menjadi kekuatan terbesar tim. Fokus mereka saat ini sepenuhnya tertuju pada laga berikutnya.

“Tentu saja sulit ketika Anda tidak mendapatkan hasil yang baik – mengalami kemunduran tidak terasa menyenangkan. Tetapi kita harus bangkit kembali, terus maju, dan menatap ke depan dengan pola pikir positif. Fokusnya jelas pada pertandingan berikutnya.”

Sebagai pemain berpengalaman, Diks juga berupaya mengambil peran lebih besar. Ia ingin menjadi sosok yang menjaga semangat dan kekompakan tim di tengah situasi sulit.

Ia menilai komunikasi antar pemain menjadi faktor penting. Hal itu dibutuhkan agar tim tetap solid dan tidak terpecah.

“Saya pasti berusaha memainkan peran saya – di dalam dan di luar lapangan. Saya berusaha memberikan segalanya dalam latihan, tetap positif, dan bertujuan untuk menjaga kekompakan tim. Saat ini, sangat penting bagi kami untuk tetap bersatu sebagai tim.”

Borussia selanjutnya akan menghadapi Union Berlin dalam laga kandang yang krusial. Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi mereka untuk menghentikan tren negatif.

Diks memprediksi laga tersebut akan berlangsung keras dan penuh duel. Ia menegaskan timnya harus tampil agresif sejak menit awal.

“Kita benar-benar harus berjuang keras karena Union adalah tim yang tangguh dalam melakukan tekel. Kuncinya adalah untuk menghadapi mereka sejak menit pertama, menyamai intensitas mereka, dan mendapatkan dukungan dari penonton," imbuhnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya dukungan suporter. Atmosfer kandang diyakini dapat memberikan energi tambahan bagi tim.

Diks berharap Borussia bisa membalas loyalitas penggemar dengan kemenangan. Ia menegaskan dukungan fans menjadi motivasi besar bagi seluruh pemain.

“Para penggemar kami selalu ada untuk kami – bahkan saat bermain tandang, ada empat, lima, atau enam ribu orang di tribun, dan itu bukanlah sesuatu yang bisa dianggap remeh. Kami benar-benar ingin membalas dukungan mereka. Dukungan mereka dapat memberi kami dorongan nyata akhir pekan ini," pungkasnya. (fan)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:46
01:34
07:27
02:53
00:44
06:12

Viral