- Kitagaruda.id
Bung Ropan Bicara Jujur soal John Herdman: Belum Pernah Ada Pelatih Timnas Indonesia yang Mau Melakukan Itu
Kehadiran pemain-pemain dengan pengalaman kompetisi Eropa jelas menjadi nilai tambah bagi Indonesia.
Namun, Herdman tentu paham bahwa sepak bola tak melulu soal nama besar dan statistik di atas kertas.
Menghadapi St. Kitts and Nevis bukan hal baru bagi Herdman.
Saat masih melatih Timnas Kanada, ia pernah bertemu tim tersebut pada November 2018 dan hanya menang tipis 1-0.
“John Herdman pasti sudah tahu dengan situasi ini. Karena punya pengalaman melatih Timnas Kanada, dia juga pernah menghadapi St. Kitts and Nevis. Mereka saat itu bisa menang dengan susah payah,” ujar Ropan.
Pengalaman itu menjadi pelajaran berharga. Tim-tim kawasan Karibia dikenal memiliki fisik kuat, kecepatan, serta disiplin bertahan yang kerap menyulitkan lawan yang secara teknis lebih unggul.
Herdman sendiri dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan detail dan berbasis analisis data.
Ia sukses membawa Kanada lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar, sebuah pencapaian bersejarah setelah absen selama 36 tahun.
Fondasi permainan kolektif, transisi cepat, serta kedisiplinan menjadi ciri khas racikannya.
Meski diunggulkan, laga ini tetap menjadi ujian nyata bagi Herdman.
Fokus utama bukan hanya skor akhir, melainkan bagaimana ia menyusun komposisi tim, membaca ritme pertandingan, dan melakukan penyesuaian taktik.
“Jadi, Herdman tahu ini adalah tim yang kuat. Meski tidak punya pemain-pemain hebat, lawan kita ini tetap tim yang baik. Nah, di sinilah yang ditunggu, kejelian dan kecerdasan seorang John Herdman dalam meramu starting eleven terbaik,” katanya.
Debut di hadapan puluhan ribu suporter di GBK akan menjadi panggung emosional sekaligus teknis bagi Herdman.
Jika mampu menghadirkan permainan solid dan kemenangan meyakinkan, kepercayaan publik akan menguat.
Sebaliknya, hasil kurang memuaskan bisa memunculkan tanda tanya dan keraguan di kalangan penggemar.
(tsy)