- Instagram - Ipswich Town
Maaf Elkan Baggott! Pengamat Inggris Blak-blakan Sebut Bek Timnas Indonesia Tak Punya Masa Depan di Ipswich Town Gara-gara Ini
Pengamat sepak bola Ipswich dari Football League World, Adam Wilkin, turut memberikan pandangan terkait masa depan sang pemain. Ia menilai keputusan besar harus segera diambil oleh Baggott.
- Instagra - Ipswich Town
Adam Wilkin bahkan menyebut perpisahan bisa menjadi solusi terbaik bagi semua pihak. Terlebih jika Ipswich berhasil promosi pada musim ini.
“Saya pikir Elkan Baggott sangat berguna dalam skuad sebagai bek tengah pilihan keempat, yang merupakan peran yang cukup sulit untuk diisi," kata Adam dikutip dar Football League World, pada Jumat (27/2/2026).
“Saya cukup terkejut dia bermain sebagai bek kiri melawan Wrexham di Piala FA, mengingat dia sebenarnya adalah bek tengah. Dia menjalani masa pinjaman yang cukup baik di Blackpool musim lalu, tetapi mungkin yang terbaik untuk semua pihak adalah dia pindah musim depan."
“Menurut saya jelas bahwa dia tidak akan mampu bersaing di Ipswich Town mengingat usianya dan pemain-pemain lain yang bermunculan, jadi dia akan berguna musim ini, tetapi saya bisa membayangkan dia akan pindah tahun depan.”
- tvOnenews-Julio Tri Saputra
Sejak menembus tim utama, Baggott memang lebih banyak menjalani masa peminjaman. Ia sempat memperkuat Gillingham, Cheltenham Town, Bristol Rovers, hingga Blackpool.
Langkah tersebut dilakukan demi menambah pengalaman dan jam terbang. Namun, peluangnya menembus skuad inti Ipswich tetap belum terbuka.
Sepulang dari masa pinjaman, Baggott hanya sekali masuk bangku cadangan di Championship. Ia juga tampil dua kali di Piala FA, termasuk saat menghadapi Wrexham.
Kondisi ini membuatnya semakin jauh dari rencana utama pelatih Kieran McKenna. Persaingan ketat di lini belakang Ipswich menjadi tantangan berat bagi pemain Timnas Indonesia tersebut.
Situasi tersebut memunculkan spekulasi bahwa Baggott perlu mencari klub baru. Bermain secara reguler dinilai penting bagi perkembangan kariernya.
Apalagi, di usia 23 tahun, Baggott harus mendapatkan menit bermain konsisten. Tanpa itu, peluang berkembang di level tertinggi akan semakin sulit.