- Website Leeds United
Lupakan Pascal Struijk yang Tolak Mentah-mentah Timnas Indonesia, 4 Bek Keturunan Ini Layak Dinaturalisasi: Gacor Parah di Inggris dan Spanyol
Jakarta, tvOnenews.com - Fans Timnas Indonesia dan PSSI sebaiknya mulai melupakan Pascal Struijk yang sudah menolak mentah-mentah untuk memperkuat skuad Garuda. Sebanyak empat pemain keturunan ini bisa menggantikannya.
Bek Leeds United, Pascal Struijk, akhirnya buka suara terkait ramainya permintaan suporter Timnas Indonesia yang berharap dirinya dinaturalisasi. Pemain berusia 26 tahun itu mengaku tersanjung dengan perhatian besar dari fans Garuda, tetapi menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini tetap membela Timnas Belanda.
Dalam wawancara bersama ESPN Belanda, Struijk membicarakan berbagai topik, mulai dari perjalanan kariernya di Leeds United, duel melawan striker Manchester City Erling Haaland, hingga peluang memperkuat Indonesia. Ia juga menyinggung kesabarannya menanti kesempatan dipanggil pelatih Belanda, Ronald Koeman. Struijk diketahui memiliki darah Indonesia dari sang ibu.
Meski belum pernah memperkuat timnas senior, ia sempat membela Belanda U-17 pada 2016. Bek berkaki kiri itu lahir di Deurne, Belgia, pada 11 Agustus 1999.
- Instagram @pascalstruijk
Struijk mengaku senang melihat antusiasme fans Indonesia. Ia bahkan kerap membaca komentar netizen Tanah Air di akun media sosialnya.
“Saya senang melihat para penggemar di sana dan betapa mereka sangat ingin saya datang,” ujar Struijk sambil tertawa, dikutip dari ESPN Belanda.
Menurutnya, tingginya respons tersebut mencerminkan besarnya kecintaan masyarakat Indonesia terhadap sepak bola.
“Itu menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara sepak bola yang sangat besar. Semua penggemar yang berkomentar di unggahan Instagram saya cukup lucu,” kata Struijk.
Namun, ia menegaskan belum menjadikan opsi membela Timnas Indonesia sebagai prioritas. Saat ini, fokusnya adalah membantu Leeds United mengakhiri musim dengan baik.
“Itu bukan hal yang saya pikirkan sekarang. Saya ingin menutup musim ini dengan kuat bersama Leeds United. Kami ingin bertahan di Premier League dan finis setinggi mungkin.”
Struijk juga berharap bisa segera mendapat panggilan dari Timnas Belanda. Ia menilai konsistensi di level tertinggi menjadi kunci utama mewujudkan impian tersebut.
“Mudah-mudahan suatu saat nanti itu terjadi,” ucapnya.
Sepanjang musim ini, Struijk tampil cukup solid bersama Leeds United. Ia menjadi salah satu pemain penting, bahkan sempat dipercaya mengenakan ban kapten dalam beberapa laga krusial.
“Bermain untuk Timnas Belanda selalu menjadi impian saya. Itu bergantung pada performa di lapangan. Anda harus membuat pelatih tidak bisa mengabaikan Anda. Sejauh ini saya bermain cukup baik, jadi saya berharap bisa terus seperti ini,” ungkap Struijk.
Ia menambahkan, performa di kompetisi elite seperti Premier League menjadi tolok ukur utama. Meski begitu, keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih tim nasional.
“Jika Anda tampil di level tertinggi, menurut saya Anda pantas mendapat kesempatan. Namun, saya bukan pelatih tim nasional,” pungkasnya.
Dengan situasi seperti itu, fans Timnas Indonesia dan PSSI sebaiknya move on untuk mencari pemain keturunan lain. Para pemain dala daftar ini secara kualitas tidak kalah dengan Pascal Struijk.
Siapa saja? berikut daftarnya.
1. Tristan Gooijer
- PEC Zwolle
Tristan Gooijer adalah pemain bertahan muda yang saat ini dipinjamkan oleh Ajax Amsterdam ke PEC Zwolle. Ia dikenal sebagai bek serbabisa karena mampu bermain di beberapa posisi, mulai dari bek kanan, bek kiri, hingga bek tengah.
Di usia yang masih muda, Gooijer terus mendapat menit bermain untuk mengasah pengalaman di kompetisi senior, sekaligus menunjukkan potensinya sebagai pemain masa depan.
2. Jenson Seelt
- safc.com
Jenson Seelt merupakan bek tengah yang kini menjalani masa peminjaman dari Sunderland ke Wolfsburg. Pemain berusia 22 tahun itu mulai mendapat kesempatan tampil di Bundesliga dan sejauh ini telah mencatatkan sembilan penampilan.
Postur tubuh yang kuat serta kemampuan duel udara menjadi salah satu keunggulan Seelt, sehingga ia dinilai memiliki prospek cerah di level kompetisi Eropa.
3. Daijiro Chirino
- UD Almeria
Daijiro Chirino berposisi sebagai bek kanan dan saat ini menjadi salah satu pemain penting di UD Almeria yang berkompetisi di kasta kedua Liga Spanyol. Ia dikenal memiliki kecepatan, daya jelajah tinggi, serta kemampuan membantu serangan dari sisi sayap.
4. Luc Marijnissen
- Instagram @fcdender - Instagram @lucmarijnissen
Luc Marijnissen adalah bek tengah yang memperkuat FCV Dender di kasta tertinggi Liga Belgia. Ia dikenal sebagai pemain bertahan dengan karakter disiplin dan kuat dalam membaca permainan.
Pengalamannya di kompetisi Eropa, meski masih terbatas, menjadi bekal penting untuk terus berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi.
(fan)