- Instagram @ethan_kohler05
Mengenal Ethan Kohler, Eks Werder Bremen Keturunan Bali-Jerman yang Pilih Main untuk Amerika Serikat Ketimbang Timnas Indonesia
tvOnenews.com - Nama Ethan Kohler, bek muda berdarah Bali-Jerman sempat jadi perbicangan hangat di kalangan suporter Timnas Indonesia.
Bagaimana tidak, ia justru lebih dahulu mendapat panggilan dari tim nasional Amerika Serikat dalam beberapa tingkatan, mulai dari U-19, U-20 dan yang terbaru U-23.
Fakta terbaru juga menunjukkan bahwa Ethan Kohler ternyata pernah masuk radar pelatih Indra Sjafri yang ketika itu menangani Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-20.
Meski sudah pernah bermain untuk tim nasional Amerika Serikat, namun Ethan Kohler masih punya peluang besar untuk bermain bagi Timnas Indonesia.
Pasalnya, ia belum mencatatkan penampilan bagi tim senior Amerika Serikat, sehingga diizinkan jika mau pindah federasi menurut regulasi FIFA.
Lebih lanjut, eks Werder Bremen itu juga kedapatan mudik ke Bali, kampung asal sang ibu bahkan tidak segan-segan mengunggahnya ke media sosial pribadinya.
Kondisi inilah yang memunculkan spekulasi bahwa di masa mendatang, Ethan Kohler bisa saja menjadi bagian penting dari skuad Timnas Indonesia.
Profil Singkat Ethan Kohler
- Instagram @ethan_kohler05
Lahir di Campbell, California pada 20 Mei 2005, Ethan David Kohler memulai karier sepak bolanya di akademi San Jose Earthquakes sebelum pindah ke Oakland Roots.
Kegemilangan Ethan Kohler di tingkat akademi membuatnya berkesempatan gabung dengan klub papan atas Bundesliga Jerman Werder Bremen U-19 pada Juli 2023.
Hanya butuh setahun setelah perkuat Werder Bremen U-19, Ethan Kohler dipromosikan ke tim reserve sang raksasa Jerman. Di sini, ia ikut menjuarai Bremenliga 2023/2024.
Tapi pada Juli 2025, Ethan Kohler dipinjamkan ke klub kasta ketiga liga Jerman SC Verl. Di masa singkatnya ini, ia catatkan dua gol dari sembilan kali pertandingan.
Namun saat bursa transfer awal musim MLS 2026 dibuka pada Januari lalu, Ethan Kohler memilih pulang ke Amerika Serikat dengan gabung ke New England Revolution.
Belakangan diketahui bahwa selama 2,5 tahun di Jerman, Ethan Kohler mengaku jika dirinya sulit beradaptasi lantaran perbedaan kultur dan bahasa dari negara kelahirannya.