- tvonenews.com - Ilham Giovani
Tak Banyak yang Tahu, Ada Peran Penting Indra Sjafri di Balik Hadirnya Amunisi Baru untuk John Herdman di Timnas Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Ada peran penting dari Indra Sjafri di balik hadirnya amunisi baru untuk John Herdman. Sang pelatih asal Inggris telah menentukan 41 nama untuk skuad bayangan Timnas Indonesia.
Pada Senin (9/3/2026) dini hari WIB, PSSI mengumumkan daftar pemain sementara untuk Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Dari 41 nama ini, nantinya akan dipangkas lagi menjadi daftar yang lebih kecil, yang kemungkinan berisikan setidaknya 23 pemain.
John Herdman memanggil kembali sejumlah pemain yang sudah lama tidak membela Timnas Indonesia, seperti Elkan Baggott dan Ezra Walian. Dia juga memberi kesempatan untuk sejumlah pemain memperebutkan tempat untuk melakoni debutnya.
Tim Geypens dan Jens Raven mendapatkan panggilan dari tim senior untuk pertama kalinya. Khusus Geypens, ini menjadi pemanggilan pertama di segala level tim nasional.
Bek kiri berusia 20 tahun ini sebenarnya sudah dinaturalisasi sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) sejak Februari 2025 lalu. Namun, dia belum bisa memenuhi panggilan Timnas Indonesia dalam beberapa kesempatan di tahun 2025 lalu.
Salah satu alasannya adalah karena dia adalah pemain penting untuk FC Emmen. Kemudian, yang memanggilnya juga skuad Garuda di level junior, jadi Emmen berhak menolak.
- Instagram - FC Emmen
Geypens dipanggil Gerald Vanenburg pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 dan juga Piala AFF U-23 2025 lalu. Namun, Emmen enggan untuk melepas sang bek kiri karena mereka memerlukannya di kasta kedua Liga Belanda.
Kini, tak ada alasan untuk Emmen menolak karena Geypens dipanggil tim senior. Selain itu, pemanggilan juga terjadi pada jeda internasional yang direstui FIFA, jadi klub wajib melepas pemain yang dipanggil.
Kehadiran Geypens menjadi amunisi baru untuk Timnas Indonesia. Penambahan amunisi untuk John Herdman ini tak lepas dari peran Indra Sjafri.
Ya, Tim Geypens merupakan pemain yang pernah bermain di bawah asuhan Indra Sjafri. Itu terjadi pada Juni 2024 lalu pada saat Timnas Indonesia U-20 berlaga di Toulon Cup.
Itu bukanlah turnamen resmi jadi Indra Sjafri bisa mengandalkan beberapa pemain yang belum dinaturalisasi. Selain Tim Geypens, Jens Raven dan Dion Markx juga belum dinaturalisasi pada saat itu.
Kemudian, ada beberapa pemain keturunan lainnya yang pada akhirnya tidak melanjutkan proses. Salah satu di antara mereka adalah Mauresmo Hinoke yang gagal dilanjutkan karena garis keturunan Indonesia-nya terlalu jauh, jadi tidak eligible.
Geypens, beserta Dion Markx dan Jens Raven, dinaturalisasi berkat rekomendasi dari Indra Sjafri. Pada 2024 lalu setelah Timnas Indonesia U-23 gagal lolos ke Olimpiade Paris 2024, Indra melakukan pemantauan langsung ke Belanda untuk mencari bakat-bakat baru yang bisa dinaturalisasi ke Timnas Indonesia.
Kini, John Herdman bisa menikmati dua di antaranya, dengan Raven dan Geypens mendapatkan panggilan ke Timnas Indonesia senior. Namun, mereka masih tetap perlu berjuang untuk menembus skuad final.
Ada peluang bagus untuk Geypens masuk ke skuad akhir meski Herdman masih memiliki Calvin Verdonk dan Dean James untuk pos bek kiri. Sebab, akan ada setidaknya satu tempat lowong mengingat absennya Shayne Pattynama akibat skorsing akumulasi kartu kuning dan juga cederanya Pratama Arhan.
Namun, Geypens tetap perlu bersaing dengan bek kiri lainnya yang ada dalam skuad. Selain Verdonk dan James, ada pula Nathan Tjoe-A-On, Dony Tri Pamungkas, dan Yance Sayuri yang merupakan bek kiri dan mendapatkan panggilan dari John Herdman bulan ini. (rda)