- Instagram/tejapakualaam
Bobotoh Persib Berbondong-bondong Geruduk Instagram Timnas Indonesia, Teja Paku Alam Diminta Masuk Skuad John Herdman
tvOnenews.com - Keputusan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, saat merilis daftar pemain untuk FIFA Series 2026 langsung memancing reaksi publik.
Salah satu yang paling menjadi sorotan adalah absennya kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam, dari daftar penjaga gawang yang dipanggil.
Padahal, performa Teja bersama Persib musim ini terbilang sangat impresif.
- Kolase tvOnenews.com
Herdman sebelumnya mengumumkan 41 pemain yang akan dipersiapkan untuk mengikuti pemusatan latihan menjelang turnamen FIFA Series 2026 yang digelar pada Maret mendatang.
Dari daftar tersebut, posisi penjaga gawang menjadi salah satu sektor yang paling menyita perhatian.
Sang pelatih memanggil lima kiper sekaligus dengan kombinasi pemain yang berkarier di luar negeri dan kompetisi domestik.
Dua nama dari Eropa, Emil Audero dan Maarten Paes, diprediksi menjadi kandidat utama penjaga gawang nomor satu.
Keduanya memiliki pengalaman bermain di kompetisi top Eropa sehingga dinilai memiliki kualitas dan jam terbang tinggi.
- Instagram @persib
Sementara itu, tiga slot lainnya diisi oleh kiper lokal yakni Nadeo Argawinata, Ernando Ari, dan kiper muda Cahya Supriadi.
Namun keputusan tersebut justru menimbulkan tanda tanya besar dari para pendukung Persib Bandung.
Pasalnya, nama Teja Paku Alam yang tampil sangat konsisten di kompetisi Super League 2025/2026 justru tidak masuk dalam daftar.
Jika melihat statistik, performa Teja sebenarnya sangat menonjol. Dari 21 pertandingan bersama Persib Bandung musim ini, ia berhasil mencatatkan 14 clean sheet dan hanya kebobolan 10 gol.
Catatan tersebut menjadikannya sebagai salah satu kiper dengan statistik pertahanan terbaik di liga musim ini.
Kokohnya lini belakang Persib juga tidak lepas dari kontribusi Teja yang kerap melakukan penyelamatan penting dalam berbagai pertandingan.
Meski demikian, performa impresif tersebut rupanya belum cukup untuk membuat John Herdman memanggilnya ke skuad Garuda.
Keputusan ini kemudian memicu reaksi dari para Bobotoh, yang langsung menyerbu kolom komentar akun media sosial Timnas Indonesia.
Banyak dari mereka mempertanyakan alasan tidak dipanggilnya Teja Paku Alam ke tim nasional.
“Teja Paku Alam lumayan buat apresiasi masuk kek, walaupun berat masuk line up,” tulis salah satu pengguna Instagram.
- Persib.co.id
“Teja Paku Alam for Timnas Indonesia,” tulis akun lainnya.
“Kiper clean sheet terbanyak gak dipanggil? Malah yang kebobolan banyak dipanggil,” tulis salah satu warganet.
“King Teja mana ya?” tulis seorang Bobotoh.
"Kenapa Cahyo, kan Teja lebih bagus," tulis @bropaxxx.
Meski kritik dan protes bermunculan di media sosial, keputusan pemanggilan pemain tetap menjadi hak penuh pelatih John Herdman.
Pelatih asal Inggris tersebut diyakini memiliki pertimbangan tersendiri dalam menentukan komposisi penjaga gawang Timnas Indonesia.
Salah satu alasan yang diduga menjadi pertimbangan adalah agenda jangka menengah tim nasional.
Timnas Indonesia dijadwalkan akan mengikuti ASEAN Cup (Piala AFF) pada pertengahan tahun ini.
Karena turnamen tersebut tidak termasuk dalam kalender resmi FIFA, pemain yang berkarier di luar negeri kemungkinan sulit mendapatkan izin dari klub.
Situasi itu membuat Herdman perlu menyiapkan sejumlah kiper lokal yang siap bermain ketika pemain abroad tidak bisa bergabung.
Meski demikian, performa konsisten Teja Paku Alam di kompetisi domestik tetap membuka peluang baginya untuk kembali dilirik Timnas Indonesia di masa mendatang. (asl)