- instagram timnas indonesia
Formasi Perdana John Herdman di Timnas Indonesia: Pemain Lokal atau Naturalisasi yang Paling Bersinar di FIFA Series 2026?
tvOnenews.com - Debut John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia langsung memancing rasa penasaran publik.
Banyak yang menunggu seperti apa racikan formasi yang akan ia gunakan pada turnamen FIFA Series 2026.
Dengan komposisi pemain yang dihuni bintang lokal hingga pemain naturalisasi yang berkarier di Eropa, persaingan untuk merebut tempat di starting XI dipastikan sangat ketat.
Pertanyaan besar pun muncul: siapa yang akan paling menonjol di era Herdman, pemain lokal dari kompetisi domestik atau deretan pemain naturalisasi yang merumput di luar negeri?
Jika melihat daftar pemain yang dipanggil, kekuatan skuad Garuda terlihat cukup seimbang.
Kombinasi pengalaman pemain abroad dengan energi pemain dari kompetisi domestik bisa menjadi fondasi penting bagi Indonesia untuk tampil kompetitif di ajang FIFA Series tahun ini.
Skuad Garuda Didominasi Pemain Liga Domestik
Menariknya, komposisi skuad sementara Timnas Indonesia justru lebih banyak diisi pemain yang bermain di kompetisi lokal atau Super League.
Dari total 41 pemain yang dipanggil Herdman, sebanyak 24 pemain berasal dari klub dalam negeri.
Klub yang menyumbang pemain terbanyak adalah Persija Jakarta dengan enam nama. Mereka adalah Rizky Ridho, Jordi Amat, Dony Tri Pamungkas, Fajar Fathurrahman, Witan Sulaeman, serta Mauro Zijlstra.
Di posisi kedua, Dewa United mengirim empat pemain yaitu Ricky Kambuaya, Stefano Lilipaly, Egy Maulana Vikri, dan Ivar Jenner.
Selain dua klub tersebut, beberapa tim lain juga menyumbang pemain seperti Persib Bandung dengan tiga pemain serta Malut United yang mengirim dua nama.
Klub lain seperti Borneo FC Samarinda, PSIM Yogyakarta, Persebaya Surabaya, Bhayangkara Presisi Lampung, Arema FC, Persik Kediri, PSM Makassar, Persita Tangerang, hingga Bali United masing-masing mengirim satu wakil.
Dominasi pemain liga domestik ini menunjukkan bahwa Herdman masih memberi ruang besar bagi talenta lokal untuk bersaing di level internasional.
17 Pemain Abroad Siap Jadi Tulang Punggung
Meski pemain lokal mendominasi jumlah, kekuatan besar Timnas Indonesia tetap datang dari pemain yang berkarier di luar negeri.
Total ada 17 pemain abroad yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan menjelang FIFA Series.
Nama-nama penting seperti Maarten Paes, Jay Idzes, hingga Kevin Diks kembali dipercaya menjadi bagian dari skuad Garuda.
Kehadiran mereka memberikan pengalaman bermain di kompetisi Eropa yang sangat berharga bagi tim.
Selain itu, ada pula beberapa pemain yang kembali dipanggil setelah cukup lama absen.
Salah satu yang paling disorot adalah bek Elkan Baggott yang akhirnya kembali ke Timnas setelah terakhir absen sejak agenda playoff Olimpiade 2024.
Beberapa nama lain juga berstatus comeback seperti Arkhan Fikri, Victor Dethan, hingga Ezra Walian.
Sementara itu, satu pemain berstatus debutan dari jalur tim kelompok umur yaitu Tim Geypens yang kini bermain di klub Belanda.
Lini Pertahanan Menjulang Jadi Senjata Baru
Salah satu sektor yang paling mencuri perhatian dari skuad Timnas Indonesia kali ini adalah lini pertahanan.
Herdman memiliki banyak pemain bertahan dengan postur tinggi yang sangat ideal untuk duel udara.
Di sektor penjaga gawang, ada lima kiper yang dipanggil. Yang paling menjulang adalah kiper Emil Audero dengan tinggi mencapai 192 cm. Ia diikuti oleh Maarten Paes dengan tinggi sekitar 191 cm.
- Instagram @elkanbaggott
Untuk lini belakang, pemain paling tinggi di skuad Garuda adalah Elkan Baggott yang memiliki tinggi sekitar 196 cm. Bek ini menjadi sosok penting dalam mengantisipasi bola udara lawan.
Di bawahnya ada sang kapten Jay Idzes dengan tinggi sekitar 190 cm. Sementara itu, bek lain seperti Kevin Diks dan Justin Hubner juga memiliki postur yang cukup tinggi, masing-masing sekitar 187 cm.
Dari pemain liga domestik, duo Persija yakni Jordi Amat dan Rizky Ridho menjadi bek lokal dengan postur paling menonjol di lini belakang.
Dengan komposisi pemain seperti ini, Timnas Indonesia memiliki kombinasi kekuatan fisik, pengalaman internasional, dan kualitas teknik yang menjanjikan.
Jika racikan formasi John Herdman mampu memaksimalkan potensi pemain lokal dan naturalisasi secara seimbang, peluang Indonesia tampil solid di FIFA Series 2026 tentu semakin terbuka. (udn)