- instagram Teja Paku Alam
Mohon Maaf, Teja Paku Alam: Sumardji Blak-blakan Alasan Paes dan Emil Audero Lebih Dipilih Herdman untuk FIFA Series 2026
tvOnenews.com - Teja Paku Alam tak masuk daftar 41 pemain yang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Kenapa?
Debut pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, dalam ajang FIFA Series 2026 memunculkan sejumlah keputusan menarik dalam pemilihan skuad.
Salah satu yang menjadi sorotan publik adalah tidak masuknya nama kiper Teja Paku Alam dalam daftar pemain yang dipanggil untuk memperkuat tim Garuda.
Padahal, penjaga gawang milik Persib Bandung itu sedang tampil impresif sepanjang musim ini. Statistiknya bahkan menunjukkan jumlah clean sheet yang cukup tinggi di kompetisi domestik.
Situasi tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan penggemar sepak bola nasional: apakah performa Teja memang belum cukup untuk menembus skuad Timnas Indonesia?
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji akhirnya memberikan penjelasan mengenai keputusan tersebut.
Menurutnya, absennya Teja bukan berarti sang pemain tidak layak, melainkan lebih karena kebutuhan taktis tim pelatih yang dipimpin Herdman menjelang turnamen internasional tersebut.
Herdman Pilih Lima Kiper, Termasuk Paes dan Emil Audero
Dalam daftar pemain yang dipanggil untuk mengikuti agenda Timnas Indonesia menjelang FIFA Series 2026, Herdman memilih lima penjaga gawang.
- Cremonese Official
Dua di antaranya adalah pemain keturunan yang baru bergabung dengan skuad Garuda, yakni Maarten Paes dan Emil Audero.
Selain dua nama tersebut, ada pula kiper yang sudah cukup sering membela tim nasional seperti Nadeo Argawinata, Ernando Ari, serta Cahya Supriadi.
Sumardji menegaskan bahwa keputusan pemanggilan pemain sepenuhnya merupakan hak pelatih. Federasi tidak melakukan intervensi terhadap daftar yang dipilih oleh Herdman.
"Soal pemanggilan pemain itu tergantung kebutuhan pelatih," ujar Sumardji kepada awak media.
Ia juga menjelaskan bahwa proses pemilihan pemain tidak dilakukan secara sembarangan. Ada diskusi mendalam yang melibatkan staf pelatih, termasuk pelatih kiper yang menilai kemampuan teknis setiap penjaga gawang.
- Instagram @maartenpaes
Statistik Teja Paku Alam Tetap Mengesankan
Meski tidak dipanggil ke Timnas Indonesia, performa Teja di level klub sebenarnya cukup mengesankan.
Sepanjang musim ini bersama Persib Bandung, kiper berusia 31 tahun itu tampil sebagai salah satu penjaga gawang paling konsisten di kompetisi domestik.
Hingga Maret 2026, Teja tercatat sudah memainkan 31 pertandingan di berbagai kompetisi. Dari jumlah tersebut, ia berhasil mencatatkan 19 clean sheet.
Sebanyak 15 clean sheet diraih di kompetisi liga domestik, sementara empat lainnya tercipta saat Persib berlaga di AFC Champions League Two.
Namun, jika dilihat dari statistik lain seperti jumlah penyelamatan, Teja masih berada di bawah beberapa kiper lain yang menjadi kandidat Timnas Indonesia, termasuk Nadeo dan Ernando.
Faktor inilah yang diduga menjadi salah satu bahan pertimbangan tim pelatih saat menentukan pilihan.
"Di Timnas kita ini ada pelatih kiper juga. Sehingga, berkaitan soal pemanggilan itu mempertimbangkan, satu Maarten Paes dipanggil," kata Sumardji.
"Lantas, Emil (Audero Mulyadi) juga dipanggil. Terus ada Nadeo (Argawinata) yang sudah biasa dipanggil juga."
"Sehingga, dengan kondisi yang ada seperti itu, mungkin, juga ada pertimbangan-pertimbangan tertentu," lanjutnya.
Peluang Teja Masih Terbuka di Masa Depan
Meski tidak masuk dalam daftar pemain untuk FIFA Series 2026, peluang Teja Paku Alam untuk memperkuat Timnas Indonesia sebenarnya belum sepenuhnya tertutup.
Sumardji menegaskan bahwa pemanggilan pemain bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebutuhan pelatih di masa depan. Apalagi, Timnas Indonesia masih memiliki sejumlah agenda penting setelah turnamen ini.
"Saat sekarang ini belum memanggil Teja (Paku Alam). Mungkin, untuk berikut-berikutnya, saya tidak tahu," kata Sumardji.
Ke depan, masih ada beberapa kompetisi internasional yang bisa menjadi peluang bagi Teja untuk kembali bersaing memperebutkan tempat di bawah mistar tim Garuda, termasuk turnamen regional seperti Piala AFF 2026.
Sementara itu, fokus utama Timnas Indonesia saat ini tertuju pada persiapan menghadapi pertandingan FIFA Series 2026 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Turnamen tersebut akan menjadi panggung awal bagi John Herdman untuk menguji komposisi tim sekaligus membangun fondasi skuad Garuda untuk masa depan. (udn)