Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di mancanegara kembali beraksi. Beragam nasib dialami oleh mereka, dengan dua kiper Timnas Indonesia mengalami hal yang berkebalikan.
Juventus berhasil melangkahi AC Milan di klasemen sementara Liga Italia 2025-2026. Kemenangan atas Lecce juga membantu Emil Audero dan klubnya, Cremonese.
Media Italia mendadak membawa-bawa Jay Idzes dan Timnas Indonesia seusai Emil Audero bertanding untuk Cremonese. Sang kiper Timnas Indonesia gagal membantu Grigiorossi meraih poin saat menjamu Lazio.
Klub yang dibela Emil Audero, Cremonese, di ambang degradasi dari kasta tertinggi Liga Italia 2025-2026. Di papan atas, Juventus mulai tertekan oleh AS Roma dalam perburuan tiket ke Liga Champions.
Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, gagal memperlihatkan kegemilangannya. Cremonese menderita kekalahan dengan skor 1-2 dari Lazio dalam lanjutan Liga Italia.
Kabar membanggakan datang dari penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero Mulyadi yang merumput di Serie A Liga Italia bersama Cremonese. Meski timnya menelan
Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, memberikan kabar bahagia untuk pelatih John Herdman. Pada Juni nanti, skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Oman di FIFA Matchday.
Ancaman degradasi yang lebih luas kini mulai membayangi para pemain abroad Timnas Indonesia. Setelah Ole Romeny, dua bintang Garuda terancam ikuti jejak pahit.
Emil Audero membuat heboh media Italia seiring dengan performanya di laga kontra Napoli. Meski Cremonese kalah telak, sang kiper Timnas Indonesia memperlihatkan performa yang mengagumkan.
Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati.
Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.