- Instagram/tejapakualaam
PSSI Sebut Kiper Persib Bandung Teja Paku Alam Masih Berpeluang Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Begini Syaratnya
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menyatakan bahwa Teja Paku Alam masih memiliki peluang untuk dipanggil ke Timnas Indonesia. Hal tersebut diungkapkannya saat menjawab soal alasan kiper Persib Bandung tersebut absen di FIFA Series 2026.
Performa gemilang ditunjukkan penjaga gawang Persib Bandung, Teja Paku Alam, sepanjang Super League 2025/2026. Kiper berusia 31 tahun itu saat ini tercatat sebagai penjaga gawang dengan catatan nirbobol terbaik di kompetisi.
Dari total 22 pertandingan yang telah dijalani, Teja sukses membukukan 15 clean sheet. Catatan impresif tersebut menjadikannya kiper paling sulit ditembus oleh para penyerang lawan musim ini.
Tidak hanya itu, gawang Persib yang dijaga Teja juga tergolong sangat sulit dibobol. Sepanjang musim berjalan, ia hanya kemasukan 10 gol.
- instagram Teja Paku Alam
Statistik tersebut menjadi yang terbaik dibandingkan kiper lain di Super League musim ini. Performa konsisten Teja juga berperan besar membawa Persib Bandung kokoh di puncak klasemen sementara.
Hingga pekan ke-24, Persib berhasil mengoleksi 57 poin dan semakin nyaman berada di posisi teratas. Stabilnya lini pertahanan Maung Bandung tak lepas dari kontribusi penting Teja di bawah mistar.
Namun, performa impresif itu rupanya belum cukup untuk membawanya kembali ke Timnas Indonesia. Nama Teja Paku Alam tidak masuk dalam daftar 41 pemain yang dipanggil untuk persiapan FIFA Series 2026.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, justru memilih lima kiper lain untuk memperkuat skuad Garuda. Dua di antaranya merupakan penjaga gawang yang berkarier di Eropa, yakni Emil Audero dan Maarten Paes.
- Instagram @nadeowinataa
Sementara itu, tiga kiper lainnya berasal dari kompetisi domestik. Mereka adalah Nadeo Argawinata dari Borneo FC, Ernando Ari Sutaryadi dari Persebaya Surabaya, serta Cahya Supriadi dari PSIM Yogyakarta.
Sumardji mengungkapkan, keputusan untuk tidak memanggil Teja Paku Alam berada di tangan pelatih. Oleh karena itu, PSSI tidak bisa mengintervensi pemain mana yang layak atau tidak untuk bergabung dengan Tim Merah Putih.