- Reuters/Dan Hamilton dan X @timnasindonesia
Sederhana Tapi Patrick Kluivert Tak Bisa, Bung Ropan Sebut Hanya John Herdman yang Mau Lakukan Hal Ini untuk Timnas Indonesia
Langkah tersebut dipandang sebagai kesempatan penting bagi pelatih lokal untuk menyerap ilmu dari sosok yang memiliki pengalaman di level internasional.
Dalam persiapan menuju FIFA Series 2026, Bung Ropan menilai Herdman berada dalam situasi yang cukup ideal.
Ia tidak perlu melakukan perubahan besar terhadap komposisi pemain yang ada.
“Saya rasa, selama masa persiapan ini, John Herdman juga diuntungkan karena tidak perlu banyak merombak pemain. Dia juga tidak perlu mengambil pemain-pemain lagi untuk dinaturalisasi karena waktunya mepet,” kata Ropan.
“Kalau untuk kepentingan Piala Asia 2027 yang akan berlangsung tahun depan, penambahan pemain masih okelah. Namun, untuk saat ini kekuatan Timnas Indonesia sebetulnya sudah mumpuni,” ia menambahkan.
Saat ini skuad Garuda diperkuat sejumlah pemain diaspora yang bermain di Eropa, seperti Jay Idzes, Emil Audero, Kevin Diks, hingga Maarten Paes.
Jay Idzes diketahui bermain untuk US Sassuolo Calcio, sementara Emil Audero membela US Cremonese.
Kevin Diks berkarier di Borussia Mönchengladbach, sedangkan Maarten Paes memperkuat AFC Ajax.
Dengan pengalaman bermain di liga Eropa, para pemain tersebut dianggap memberikan kedalaman skuad yang lebih baik bagi Indonesia.
Jika melihat peringkat dunia FIFA, Indonesia memang berada di atas St. Kitts and Nevis.
Tim Merah Putih saat ini menempati posisi ke-122 dunia, sedangkan lawannya berada di peringkat ke-154.
“Untuk ukuran FIFA Series melawan St. Kitts and Nevis, kualitas Timnas Indonesia kan berada di atas mereka. Dari peringkat saja sebetulnya sudah jauh. Kita berada di peringkat ke-122 FIFA, mereka berada di 154 FIFA,” ujar Ropan.
Meski begitu, ia mengingatkan bahwa sepak bola tidak selalu berjalan sesuai peringkat.
“Namun, sepak bola tidak bisa hanya melihat itu saja. Itu bukan jaminan,” tambahnya.
Menariknya, Herdman sebenarnya tidak asing dengan lawan yang akan dihadapi Indonesia.
Ketika masih melatih Kanada pada 2018, ia pernah menghadapi St. Kitts and Nevis dalam laga internasional.
Kala itu Kanada hanya menang tipis 1-0, sebuah bukti bahwa tim asal Karibia tersebut bisa memberikan perlawanan sengit.