- REUTERS/Chris Radburn
Sudah Tolak Mentah-mentah Gabung Timnas Indonesia, Pascal Struijk Kini Pamer Tato Garuda, Kode Minta Dinaturalisasi?
tvOnenews.com - Bek andalan Leeds United, Pascal Struijk kembali menjadi sorotan di dunia maya, khususnya dari suporter Timnas Indoensia.
Pascal Struijk memang diketahui memiliki darah Indonesia dari kakek dan neneknya yang lahir di Hindia Belanda (nama Indonesia saat dijajah Belanda).
Meski demikian, Struijk tetap enggan untuk dinaturalisasi dan bergabung ke Timnas Indonesia untuk membela Ibu Pertiwi.
Struijk diketahui lebih memilih untuk memfokuskan kariernya demi bisa menembus skuad utama Timnas Belanda (Ons Oranje).
"Kakek dan nenek saya meninggalkan Hindia Belanda, jadi memang saya punya koneksi dengan Indonesia. Orang-orang Indonesia tampaknya sadar kalau saya punya roots Indonesia, tapi saya heran mereka tahu dari mana," ucap Struijk dalam suatu kesempatan.
Namun, nama Pascal Struijk pun kembali menjadi buah bibir, ia mengunggah sembilan foto terbaru di akun Instagram pribadinya pada 18 Maret 2026 lalu.
Dalam foto kesembilan dalam unggahan tersebut, Struijk memamerkan sebuah tato yang tampak seperti lambang negara Indonesia, yakni burung Garuda.
Unggahan tersebut sontak memicu spekulasi liar di kalangan penggemar sepak bola nasional, mengingat rekam jejak hubungan Struijk dengan PSSI yang penuh liku.
Kode keras Struijk di tengah kunjungan Simon Grayson?
- REUTERS/Chris Radburn
Momen "pamer" tato ini terjadi tak lama setelah legenda Leeds United, Simon Grayson, melakukan kunjungan resmi ke markas latihan klub.
Dalam beberapa dokumentasi yang beredar pada Maret 2026, tato Garuda tersebut terlihat jelas di bagian tubuh Struijk, yang oleh banyak pihak dianggap sebagai simbol nasionalisme Indonesia.
Tak sedikit netizen Indonesia yang mulai bertanya-tanya, apakah ini merupakan sinyal bahwa sang bek tangguh tersebut telah melunakkan hatinya?
Pasalnya, selama bertahun-tahun, Struijk dikenal sebagai salah satu pemain keturunan yang paling sulit untuk didekati.
Kehadiran tato tersebut di tengah performa apik Leeds United seolah memberi harapan baru, bahwa mungkin saja lini belakang Skuad Garuda akan mendapat suntikan tenaga kelas dunia.
Kaget dengan loyalitas suporter Garuda
- Instagram @pascalstruijk
Meski sudah pernah memberikan penolakan tegas, dalam sebuah wawancara dengan ESPN Belanda, Struijk mengaku kaget bukan main dengan reaksi yang ia terima dari netizen Indonesia.
Alih-alih dilupakan atau dihujat, akun media sosialnya justru tetap diserbu oleh ribuan komentar bernada dukungan dan ajakan untuk "pulang" ke Indonesia setiap kali ia mengunggah konten.
Struijk sempat mengungkapkan keheranannya bagaimana sebuah bangsa bisa memberikan cinta yang begitu besar kepada pemain, yang bahkan belum pernah berseragam tim nasional mereka.
"Saya senang melihat bagaimana para penggemar di sana dan betapa mereka sangat ingin saya ke sana," ujar Struijk dikutip dari ESPN Belanda, Rabu (18/2/2026).
"Itu menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara sepak bola yang sangat besar. Semua penggemar yang berkomentar di bawah unggahan Instagram saya, itu cukup lucu," kata Struijk.
Hingga saat ini, PSSI memang belum memberikan pernyataan resmi terkait status terbaru proses naturalisasi atau komunikasi dengan Struijk di tahun 2026. (ism)