- instagram timnas indonesia
Netizen Berbondong-bondong Komentari Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026
tvOnenews.com - Keputusan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dalam menetapkan 24 pemain untuk ajang FIFA Series 2026 langsung memicu perdebatan di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air.
Dari total 41 nama dalam skuad sementara, Herdman melakukan perampingan yang cukup signifikan.
Hal ini justru memunculkan tanda tanya, terutama terkait beberapa pemain yang dipanggil dan yang tidak.
Salah satu sorotan utama tertuju pada nama Mauro Zijlstra.
Pemain yang baru bergabung dengan Persija Jakarta di paruh kedua musim Super League 2025/2026 itu tetap masuk daftar final, meski kontribusinya di level klub masih sangat minim.
Sejauh ini, Zijlstra baru dua kali tampil sebagai pemain pengganti, yakni saat menghadapi Bali United dan PSM Makassar, dengan total menit bermain yang terbilang singkat.
Bahkan, dalam beberapa pertandingan terakhir, namanya sempat tidak masuk dalam skuad pertandingan Persija.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan performa Ezra Walian bersama Persik Kediri.
Penyerang sayap tersebut justru tampil konsisten sepanjang musim dengan catatan 23 penampilan, enam gol, dan sembilan assist. Ini angka yang cukup impresif di kompetisi domestik.
Perbandingan statistik ini membuat banyak netizen mempertanyakan keputusan tim pelatih. Sejumlah komentar pun bermunculan di media sosial.
"Ezra? Dari statistik lebih unggul dibanding pesaingnya [Zijlstra]," tulis salah satu netizen.
"Ezra top assist nggak dipanggil, sementara Mauro nggak pernah main dipanggil. Hmmm," timpal netizen lainnya.
"Sayang bgt kaka riky gak di bawa, tpi gpp optimistis sma squad ini," kata netizen.
"Yuk Percayakan dulu sama tim kepelatihan, pasti punya pertimbangan. Jangan mendang mending," ujar netizen lain.
- Instagram @ezrawalian
Meski menuai kritik, tidak sedikit pula yang memilih memberikan kepercayaan penuh kepada Herdman dan stafnya.
Mereka meyakini bahwa pemilihan pemain tidak semata-mata berdasarkan statistik, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan taktik, chemistry tim, hingga proyeksi jangka panjang.
Di sisi lain, keputusan memanggil kembali Elkan Baggott justru mendapat sambutan positif.