- Instagram/jayidzes
Jay Idzes Dapat Restu FIFA Tampil di ASEAN Cup 2026, Begini Prediksi Format Turnamennya
tvOnenews.com - Kabar baik datang untuk Timnas Indonesia jelang bergulirnya FIFA ASEAN Cup 2026.
Sejumlah pemain yang berkarier di Eropa dipastikan bisa memperkuat skuad Garuda, termasuk Jay Idzes dan Kevin Diks.
Kepastian ini tak lepas dari jadwal turnamen yang masuk dalam kalender resmi FIFA Matchday.
FIFA telah menetapkan ajang perdana ASEAN Cup tersebut akan berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober 2026.
Karena digelar bertepatan dengan FIFA Matchday, klub-klub wajib melepas pemainnya untuk membela tim nasional, termasuk mereka yang bermain di kompetisi elite Eropa.
Situasi ini tentu menjadi keuntungan besar bagi Timnas Indonesia.
Selain Idzes dan Diks, pemain seperti Calvin Verdonk juga berpeluang tampil.
- Instagram @jayidzes
Kehadiran para pemain yang merumput di liga top Eropa diyakini akan meningkatkan kualitas permainan secara signifikan.
Dengan komposisi tersebut, Indonesia berpotensi tampil lebih kompetitif dibanding rival-rival regional seperti Thailand, Vietnam, dan Malaysia.
Bahkan, performa impresif di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang membawa Indonesia melaju ke fase lanjutan menjadi indikator meningkatnya level permainan Garuda.
Prediksi Format FIFA ASEAN Cup 2026
Meski jadwal sudah diumumkan, format resmi turnamen hingga kini masih belum dirilis.
Namun, sejumlah prediksi mulai bermunculan, salah satunya dari komunitas pengamat sepak bola Asia Tenggara.
Dalam skenario yang beredar, turnamen ini akan diikuti oleh 11 negara anggota ASEAN.
Empat tim dengan peringkat terendah akan menjalani babak playoff lebih dulu pada FIFA Matchday Juni 2026.
Dua tim yang lolos kemudian akan bergabung dengan tujuh negara lain di putaran final.
Dengan demikian, total sembilan tim akan tampil di fase utama.
Mereka akan dibagi ke dalam tiga grup, masing-masing berisi tiga tim.
Setiap tim hanya memainkan dua pertandingan di fase grup, membuat setiap laga menjadi sangat krusial.
Tiga juara grup otomatis melaju ke semifinal, sementara satu tempat tersisa akan diberikan kepada runner-up terbaik.
Babak semifinal hingga final direncanakan berlangsung dalam satu pertandingan (single match), bukan dua leg.
Format ini dinilai selaras dengan regulasi FIFA Matchday yang membatasi jumlah pertandingan.
Tim yang melaju hingga final maksimal hanya akan memainkan empat laga sepanjang turnamen.
FIFA ASEAN Cup 2026 diproyeksikan menjadi ajang baru yang lebih kompetitif dibanding turnamen regional sebelumnya.
Dengan dukungan kalender resmi FIFA, kualitas turnamen diperkirakan meningkat karena setiap negara dapat menurunkan pemain terbaiknya.
Bagi Timnas Indonesia, kesempatan ini bisa menjadi momentum penting untuk menunjukkan kekuatan penuh di level Asia Tenggara.
Jika seluruh pemain kunci tersedia, peluang untuk meraih gelar juara pun semakin terbuka lebar.
Kini, publik tinggal menantikan kepastian format resmi dari FIFA sekaligus melihat bagaimana persiapan tim-tim peserta menjelang turnamen yang berpotensi mengubah peta persaingan sepak bola ASEAN tersebut.
(tsy)