- instagram timnas indonesia
John Herdman Tegaskan Pemanggilan Elkan Baggott Bukan Keputusan Sembarangan: Dia Berada di Level Tertinggi!
tvOnenews.com - Kembalinya Elkan Baggott ke skuad Timnas Indonesia akhirnya terjawab. Pelatih anyar John Herdman secara terbuka mengungkap alasan di balik keputusan memanggil kembali bek jangkung tersebut jelang FIFA Series 2026.
Keputusan ini langsung menyita perhatian publik, mengingat Baggott sempat absen cukup lama dari skuad Garuda.
Momentum ini terasa semakin penting karena FIFA Series 2026 akan menjadi debut resmi John Herdman bersama Timnas Indonesia.
Dalam situasi persiapan yang singkat, kehadiran pemain berpengalaman seperti Baggott dinilai bisa memberikan dampak besar, terutama dalam memperkuat lini pertahanan menghadapi lawan-lawan internasional.
Herdman menegaskan bahwa pemanggilan Elkan Baggott bukan keputusan sembarangan. Ia melihat kualitas dan pengalaman sang pemain sebagai faktor utama.
"Dia (Baggot, red) yang bermain di liga kedua Inggris berlatih dengan intensitas yang menurut saya berada di level tertinggi. Saya harap ia membawa profesionalisme itu ke sini," ujar Herdman, melansir dari Antara News.
Baggott sendiri saat ini bermain bersama Ipswich Town FC yang berkompetisi di EFL Championship. Pengalaman bermain di liga kompetitif seperti Inggris menjadi nilai tambah yang sangat diperhitungkan oleh Herdman.
Pelatih asal Inggris itu bahkan sempat melontarkan candaan soal alasan pemanggilan Baggott.
"Karena dia tingginya tujuh kaki. Tidak, saya bercanda," kata Herdman sambil tertawa.
- Instagram - Timnas Indonesia
Meski demikian, ia menegaskan bahwa kualitas permainan Baggott sudah lama menarik perhatiannya.
"Saya pikir Elkan, saya sempat menontonnya bermain sebelumnya untuk Indonesia, saya sangat terkesan," tambahnya.
Kembalinya Baggott ke Timnas Indonesia menjadi momen spesial, mengingat ia terakhir kali tampil saat ajang Piala Asia 2023. Kala itu, Indonesia harus mengakui keunggulan Australia dengan skor 0-4 di babak 16 besar.
Sejak pertandingan tersebut, Baggott tidak lagi terlihat membela skuad Garuda, meskipun performanya di level klub tetap stabil.
Bahkan, ia sempat dikaitkan dengan berbagai spekulasi terkait hubungannya dengan pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong.
Namun kini, di era baru bersama John Herdman, kesempatan kembali terbuka bagi pemain berusia 23 tahun tersebut.
Pengalaman Baggott yang pernah memperkuat Timnas U-19 (2020) dan U-23 (2023) menjadi modal penting dalam membangun chemistry dengan skuad saat ini.
Herdman pun optimistis terhadap masa depan sang pemain.
"Saya pernah menonton permainan dia saat membela Indonesia dan saya terkesan. Saya yakin, ia akan menjadi masa depan timnas," ujarnya.
Dampak untuk Tim dan Pembelajaran Pemain Lain
Kehadiran Baggott tidak hanya penting untuk memperkuat lini belakang, tetapi juga memberikan efek positif bagi pemain lain, khususnya generasi muda.
Salah satunya adalah Rizky Ridho yang mengaku ingin belajar dari pengalaman seniornya tersebut.
"Saya senang dia kembali dipercaya memperkuat timnas. Dia kini sudah semakin besar dan berkembang. Selain itu, pengalamannya juga otomatis lebih banyak dan saya akan belajar padanya ilmu yang ia dapat selama bermain di Inggris," ujar Ridho.
Dengan tinggi badan mencapai 196 cm serta pengalaman bermain di kompetisi Eropa, Baggott diharapkan mampu menjadi pemimpin di lini pertahanan.
Terlebih, Timnas Indonesia tengah mempersiapkan diri menghadapi FIFA Series 2026 yang akan digelar dalam waktu dekat.
Kombinasi antara pemain lokal dan abroad, ditambah sentuhan taktik dari John Herdman, menjadi harapan baru bagi skuad Garuda.
Comeback Elkan Baggott pun bukan sekadar nostalgia, melainkan bagian dari strategi besar untuk meningkatkan kualitas tim di level internasional.
Kini, publik menanti bagaimana peran Baggott dalam debut Herdman nanti. Apakah ia mampu menjawab kepercayaan pelatih dan membawa Timnas Indonesia tampil lebih solid? Semua akan terjawab di panggung FIFA Series 2026. (udn)