- REUTERS/Matteo Ciambelli
Aksi Berkelas Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Hadapi Blunder di Laga Sassuolo
tvOnenews.com - Pengamat sepak bola Hanif Thamrin membagikan pengalamannya saat menyaksikan langsung pertandingan antara Sassuolo melawan Juventus di Italia. Ia hadir untuk melihat aksi kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes.
Dalam laga tersebut, Sassuolo harus menelan kekalahan telak 0-3, yang diwarnai sejumlah kesalahan pemain, termasuk dari Jay Idzes.
"Kalah gede lumayan, salah satu blundernya Jay, Jay bikin blunder di situ di pertandingan melawan Juventus, Tarik Muharemović rekan duetnya juga bikin blunder, nah kalahnya gede," ungkap Hanif.
- Instagram @sassuolocalcio
Hanif mengaku sempat merasa tidak enak untuk menanyakan jalannya pertandingan kepada Jay Idzes, mengingat kesalahan yang terjadi dan potensi reaksi negatif dari publik.
"Nah saat itu kan kita berkolaborasi dengan Official Broadcaster ya sama Sassuolo, jujur gue takut, gue mau tanya tentang pertandingan, gue nggak enak, ngerti nggak sih," jelasnya.
Namun di luar dugaan, Jay Idzes Idzes justru menunjukkan sikap profesional dan terbuka terhadap kritik.
"Tapi tahu nggak, Jay bilang apa ke gua, jadi gua nyiapin games buat pertanyaannya, gua tanya games-nya ke dia biar dia tidak ditanya tentang blunder-nya dia, dia berhentiin gue, dia bilang ask me about the game,' wah di situ gua merinding," ujar Hanif.
Jay Idzes bahkan secara langsung meminta agar dirinya ditanya terkait performanya di lapangan, termasuk kesalahan yang ia lakukan.
"Dia tahu dia lagi bikin blunder, dia main solid banget 40 menit, terus dia bikin blunder, habis itu kalah gede lah Sassuolo, tapi dia orang yang pertama ingin dikritik, ask me about the game, it's okay," lanjutnya.
Menurut Hanif, sikap tersebut menunjukkan mentalitas kuat seorang pemain profesional yang berani mengakui kesalahan.
"Padahal ada press officer-nya sebelahnya dia, yang ngerekam kan, kalau tiba-tiba gua nanya-nya nyelekit nih, pasti kan direkam sama dia dan disensor tuh, dia nggak mau, tanya tentang blunder gua, tanya tentang ini gua, jadi dia pertama mengkritisi dirinya sendiri," ungkap Hanif dengan kagum.