- Kolase Instagram/@timnasindonesia/@persija
Terungkap Alasan John Herdman Panggil Dony Tri Pamungkas, Pemain Muda Persija Bikin sang Pelatih Belajar Hal ini
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman menyampaikan alasan memanggil Dony Tri Pmungkas. Kehadiran pemain muda Persija Jakarta itu dipersiapkan untuk FIFA Series 2026.
Diketahui, John Herdman kini sudah sibuk menggelar latihan untuk Timnas Indonesia. Hal ini mengingat skuad Garuda akan melakoni laga penting di FIFA Series 2026.
Timnas Indonesia kali ini diuntungkan. Perhelatan turnamen ini akan digelar secara langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, mulai dari 27-30 Maret 2026.
Turnamen ini mempertemukan empat tim. Timnas Indonesia sendiri akan melawan kekutan St. Kitts dan Nevis, sementara Bulgaria bertemu dengan Kepulauan Solomon.
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Sebagai pelatih, John Herdman tentu memanggil para pemain andalan yang sudah dibentuk oleh pelatih sebelumnya, Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong.
Menariknya, John Herdman juga memanggil sejumlah wajah pemain baru, salah satu di antaranya Dony Tri Pamungkas. Tentu pemanggilan ini menimbulkan pertanyaan dari fans Timnas Indonesia.
John Herdman mengakui dirinya terus memantau Dony Tri Pamungkas. Permainannya sudah menjadi sasarannya, baik saat membela Persija Jakarta maupun di level umur Timnas Indonesia.
"Dari apa yang saya lihat, saya telah melihat Dony Tri bermain empat kali secara langsung," ujar John Herdman dalam konferensi pers di SUGBK, Jakarta dikutip tvOnenews.com, Jumat (27/3/2026).
Alasan Besar John Herdman Panggil Pemain Muda Persija Jakarta
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Lebih lanjut, Herdman menjelaskan, walau dirinya sebagai pelatih kepala, ia tetap belajar segala hal yang baru. Dari Dony Tri, ia mendapatkan yang belum pernah ia temui sebelumnya.
"Setiap kali saya mempelajari sesuatu yang baru tentang dia dan penampilannya," terang dia.
Dony Tri Pamungkas merupakan pemain muda jebolan dari Persija Jakarta. Ia telah bermain untuk tim senior Macan Kemayoran sejak 2021.
Di Persija dan Timnas Indonesia level umur, Dony Tri Pamungkas mampu menunjukkan kualitasnya sebagai bek kiri. Ia bahkan berhasil menjadi kapten di berbagai pertandingan Garuda level umur.
Herdman tentu sangat kagum dengan kualitasnya. Menurut dia, pemain muda asal Boyolali itu memiliki potensi memenuhi kebutuhan memperkokoh benteng pertahanan Timnas Indonesia.
"Dan dari apa yang saya lihat, saya pikir dia memiliki banyak potensi," jelasnya.
John Herdman Ingin Dony Tri Pamungkas Naik Level
- Persija Jakarta
Ia tentu sangat menyayangkan apabila bek kiri Persija itu hanya di tahap level umur. Bagi dia, kemampuan Dony harus semakin meningkat.
Ia menegaskan, Dony Tri Pamungkas dinilai layak. Pemain berusia 21 tahun itu harus bisa bersaing di skuad senior Timnas Indonesia.
"Potensi untuk pindah ke level berikutnya dalam permainan. Jadi sangat penting sebagai pelatih kepala agar saya bisa membantunya dalam perjalanannya," bebernya.
Dari Dony Tri, John Herdman tidak ragu memanggil pemain muda untuk bermain di skuad senior. Intinya ia melihat potensi mereka yang sudah dianggap memenuhi standar kualitas tanpa memandang usia.
"Jika Anda cukup bagus, Anda cukup umur," tegasnya.
Herdman menambahkan, pemain muda yang dipanggil tidak hanya Dony Tri Pamungkas. Ia sangat meyakini Indonesia mempunyai banyak pemain muda yang berbakat.
Ia juga berharap para pemain muda Indonesia mendapat kesempatan bermain untuk Timnas Indonesia. Hal ini tidak hanya berlaku dari dalam negeri, tetapi juga pemain muda yang sibuk bergelut di luar negeri.
"Itu baru satu pemain yang saya lihat, tetapi para pemain di luar sana, saya akan memiliki 'skuad bayangan' yang akan berkumpul pada Mei. Kami akan mengadakan pelatihan tambahan untuk grup U23 dan pemain senior saat kami mulai memilih untuk Piala Asean," paparnya.
FIFA Series 2026 Jadi Ajang Pembuktian
Herdman menilai FIFA Series sebagai momentum terbaik bagi para pemain muda menunjukkan bakatnya. Sebab, pemusatan latihan untuk turnamen ini berdampak pada Indonesia bisa bergelut di Eropa.
Ia memahami banyak pemain berlabel Eropa maupun diaspora dalam skuad Indonesia. Namun ia memilih nekat menggunakan pemain lokal terutama pemain muda untuk pembuktian dan kebutuhan berbagai kompetisi mendatang.
"Jadi, saya akan menggunakan pemain lokal di periode Juli, dan setelah Juli akan jelas siapa yang akan saya bawa ke Piala Asia (2027)," tegasnya.
"Jadi dua, tiga jendela yang kita miliki dan kompetisi memberi saya gambaran besar untuk menguji semua pemain kami untuk tahu siapa yang akan dibawa ke Piala Asia," tukasnya.
(ant/hap)