- instagram Beckham Putra
Disebut Tak Layak, Beckham Putra Bungkam Kritik Netizen! Cetak 2 Gol Tanpa Ampun ke Gawang Saint Kitts and Nevis
Tak hanya itu, Beckham juga memiliki pengalaman berharga di level internasional, termasuk membawa Indonesia meraih medali emas SEA Games 2023 serta membantu Persib meraih gelar liga secara beruntun. Ia juga tampil di ajang ACL 2 dengan tujuh penampilan dan 252 menit bermain.
“Ini penting untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka, apalagi menghadapi pertandingan yang tidak mudah,” tambah Hodak soal pentingnya pengalaman internasional bagi pemain.
Bungkam Kritik dengan Dua Gol
Jawaban Beckham atas kritik akhirnya benar-benar terlihat di lapangan. Dalam laga semifinal FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, ia tampil sebagai pembeda.
Beckham membuka keunggulan Timnas Indonesia pada menit ke-15 setelah menerima umpan matang dari Ole Romeny.
Dengan tenang, ia melewati satu bek lawan sebelum mengecoh kiper dan mencetak gol pembuka.
Tak berhenti di situ, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-25. Lagi-lagi memanfaatkan ruang kosong, Beckham sukses menyelesaikan peluang menjadi gol kedua Indonesia.
Dua gol tersebut tak hanya membawa Indonesia unggul, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa dirinya layak berada di skuad Garuda.
Permainannya yang aktif, pergerakan tanpa bola yang cerdas, serta penyelesaian akhir yang klinis menjadi sorotan utama.
Dalam pertandingan tersebut, Beckham juga mendapat dukungan dari rekan-rekannya seperti Jordi Amat, Calvin Verdonk, dan Kevin Diks yang membantu mengontrol permainan di lini tengah.
Susunan pemain yang diturunkan Herdman juga menunjukkan kepercayaan besar terhadap Beckham.
Ia tampil bersama nama-nama seperti Maarten Paes, Jay Idzes, hingga Elkan Baggott mencerminkan kombinasi pemain lokal dan diaspora dalam wajah baru Timnas Indonesia.
Pada akhirnya, FIFA Series 2026 menjadi panggung pembuktian bagi Beckham Putra. Dari sosok yang diragukan, ia menjelma menjadi pahlawan di lapangan.
Kini, pertanyaannya bukan lagi apakah ia layak dipanggil, melainkan seberapa jauh ia bisa berkembang di era baru Timnas Indonesia bersama John Herdman. (udn)