news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Saint Kitts and Nevis, Marcelo Serrano.
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Pelatih Saint Kitts and Nevis Takjub Atmosfer GBK, Tetap Salut Meski Disikat 4 Gol oleh Timnas Indonesia

Pelatih St. Kitts dan Nevis, Marcelo Serrano, memuji atmosfer GBK meski timnya kalah 4-0 dari Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Sabtu, 28 Maret 2026 - 00:17 WIB
Editor :

‎Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih St. Kitts dan Nevis, Marcelo Serrano, memberikan pujian khusus terhadap atmosfer di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Hal itu ia ungkapkan setelah meraih hasil minor dari Timnas Indonesia.

‎St. Kitts dan Nevis harus puas mengakui keganasan Timnas Indonesia. Tampil dalam laga perdana FIFA Series 2026, negara Karibia itu menelan kekalahan 4-0 dari skuad Garuda.

‎Pertandingan itu sendiri baru saja berlangsung di SUGBK pada Jumat (27/3/2026) pukul 20.00 WIB.

‎Total empat gol yang tercipta diawali melalui brace Beckham Putra pada menit ke-15 dan 25. Kemudian, dua gol susulan dicetak Ole Romeny (53') serta Mauro Zijlstra (75').

Pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/hma/wpa.
‎‎Setelah pertandingan, Marcelo Serrano terlebih dahulu memberikan pujian khusus kepada atmosfer yang tercipta di SUGBK.
‎‎Menurutnya, Indonesia merupakan negara yang indah. Meski stadion tak penuh, para suporter berhasil menunjukkan kepada dunia soal semangat yang tinggi dalam sepak bola.‎‎"Bicara soal pertandingan, saya harus bilang ini negara yang indah dengan fans yang besar. Meski stadion tidak penuh, kita bisa lihat semangat mereka," ujar Serrano, Jumat (27/3/2026).‎‎"Jadi, saya ingin berterima kasih untuk Indonesia atas yang mereka berikan kepada kami," tambahnya.‎‎Berbicara soal pertandingan, pelatih asal Brasil itu menilai bahwa anak asuhnya sebenarnya mampu menjaga ritme laga, setidaknya dalam 25 menit di babak pertama.‎‎Lebih lanjut, ia turut menyoroti jika anak asuhnya sejatinya mendapatkan peluang emas. Bahkan, dalam beberapa momen, para pemainnya bisa mencetak gol.‎‎Namun sayang, dua gol justru menjebol gawang St. Kitts dan Nevis di babak pertama. Menurutnya, hal itu tercipta akibat kesalahan yang dilakukan para pemainnya.‎‎"Soal pertandingan, kami terorganisir dengan baik selama 25 menit pertama sebelum gol-gol itu datang. Kami mendapat peluang pertama di laga ini dan bisa saja jadi gol," kata Serrano.‎‎"Dua gol awal datang dari kesalahan yang sama dengan bek kami. Ada pemain yang bagus memanfaatkan ruang itu," sambungnya.‎Selanjutnya, St. Kitts dan Nevis masih akan melanjutkan laga di FIFA Series 2026. Kepulauan Solomon bakal menjadi lawan berikutnya pada Senin (30/3/2026) sore WIB.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:43
01:51
03:52
00:58
02:11
02:23

Viral