- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Puji Beckham Putra, PSSI: Saatnya Suporter Tinggalkan Rivalitas Klub, Fokus ke Timnas Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyoroti pentingnya menjaga persatuan suporter usai kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts dan Nevis. Ia secara khusus mengingatkan agar rivalitas antarklub tidak dibawa ke dalam dukungan terhadap tim nasional.
Menurut Arya, momen kebersamaan saat Timnas bertanding harus dijaga sebagai bentuk dukungan penuh kepada para pemain. Ia menilai atmosfer positif dari suporter akan sangat berpengaruh terhadap performa tim di lapangan.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno tersebut, Timnas Indonesia tampil dominan sejak awal laga. Skuad Garuda mampu mengontrol permainan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Laga yang merupakan bagian dari FIFA Series 2026 itu berakhir dengan kemenangan telak 4-0. Hasil tersebut menjadi sinyal positif bagi era baru skuad Garuda di bawah asuhan John Herdman.
- Instagram @timnasindonesia
Salah satu pemain yang tampil menonjol dalam pertandingan itu adalah Beckham Putra Nugraha. Ia menunjukkan ketajamannya dengan mencetak dua gol di babak pertama.
Gol pertama Beckham lahir pada menit ke-13 setelah memanfaatkan peluang di depan gawang. Tak butuh waktu lama, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-23.
Selain Beckham, kontribusi penting juga diberikan oleh Ole Romeny yang mencetak satu gol di babak kedua. Satu gol tambahan disumbangkan oleh Mauro Zijlstra untuk memastikan kemenangan telak Timnas Indonesia.
Penampilan Beckham dalam laga tersebut menjadi jawaban atas berbagai kritik yang sempat diarahkan kepadanya. Sebelumnya, ia sempat diragukan saat mendapatkan panggilan untuk memperkuat Timnas.
- ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Kini, performa impresifnya justru mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Arya Sinulingga. Ia menilai pemain muda itu mampu membuktikan kualitasnya di level internasional.
"Keren banget ini Beckham. Jadi sudahlah, kita jangan karena ada persaingan di liga begitu jadi negatif," ujar Arya usai laga, Jumat (27/3/2026).
Arya menegaskan bahwa seluruh pemain yang mengenakan seragam Timnas harus dipandang sebagai satu kesatuan. Ia berharap tidak ada lagi perdebatan bernuansa klub saat Timnas bertanding.