- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
John Herdman Akui Aura Magis GBK, Soroti Ritual Pemain Timnas Indonesia Bareng Suporter Garuda
tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengaku terkesan dengan atmosfer luar biasa yang ia rasakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Dalam laga FIFA Series 2026, Herdman tidak hanya menyoroti performa tim di lapangan, tetapi juga budaya unik yang dimiliki Skuad Garuda bersama para pendukungnya.
Momen tersebut terjadi ketika Timnas Indonesia sukses mengalahkan Timnas Saint Kitts and Nevis dengan skor meyakinkan.
Namun bagi Herdman, kemenangan itu bukan satu-satunya hal yang berkesan. Ia justru terpukau dengan “aura magis” yang terasa sejak awal pertandingan hingga akhir laga.
Menurut Herdman, salah satu hal yang paling membekas adalah saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan.
Ia menilai, cara para pemain dan suporter menyanyikan lagu tersebut memberikan energi yang berbeda dibandingkan pengalaman yang pernah ia rasakan di negara lain.
“Atmosfer di sini unik, sangat unik. Lagu kebangsaannya begitu bertenaga, Anda bisa merasakan koneksinya di sana,” ujar Herdman.
Tidak berhenti di situ, pelatih asal Inggris tersebut juga menyoroti ritual yang dilakukan para pemain setelah pertandingan berakhir.
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Tradisi mengelilingi lapangan sambil menyapa dan berterima kasih kepada suporter menjadi hal yang menurutnya sangat spesial.
Dalam pandangan Herdman, momen tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan simbol kuat hubungan antara tim dan penggemar.
Ia bahkan mengaku belum pernah melihat interaksi seperti itu sepanjang karier kepelatihannya.
“Dan apa yang terjadi di akhir pertandingan, saya tidak pernah melihat itu dalam karier sepak bola saya. Bisa terhubung dengan penggemar dengan cara seperti itu, itu sangat istimewa,” lanjutnya.
Kedekatan antara pemain dan suporter memang menjadi ciri khas Timnas Indonesia.
Dukungan dari tribun SUGBK sering kali menjadi “pemain ke-12” yang mampu meningkatkan semangat juang di lapangan.
Hal ini pula yang mulai disadari oleh Herdman sebagai kekuatan penting dalam membangun tim.
- Kita Garuda
Ia menggambarkan hubungan tersebut sebagai bentuk simbiosis mutualisme. Tim membutuhkan dukungan penuh dari suporter, sementara suporter berharap tim memberikan performa terbaiknya.