Dahului Tijjani Reijnders, Media Malaysia Pamer Pemain Keturunan Pertama yang Main di Piala Dunia
- REUTERS/Albert Gea
Jakarta, tvOnenews.com - Media Malaysia Stadium Astro memamerkan pemain keturunan pertama yang bermain di Piala Dunia 2026. Adalah Nishan Velupillay, pemain Australia yang memiliki darah Tamil-Malaysia pertama di Piala Dunia.
Nishan Velupillay berkontribusi atas kemenangan Australia atas Turki di Vancouver, Minggu (14/6/2026) pagi WIB dalam laga perdana Piala Dunia 2026.
Pemain Melbourne Victory tersebut bermain di posisi sayap dengan tampil di menit 61 menggantikan Nestory Irakunda.
"Nishan Velupillay mencatatkan sejarah di Piala Dunia! Pemain Australia ini menjadi pemain pertama keturunan Tamil-Malaysia di Piala Dunia," tulis Stadium Astro.
Sebenarnya, Indonesia pun memiliki pemain keturunan yang bermain di Piala Dunia 2026. Adalah Tijjani Reijnders, yang memiliki darah Indonesia dari sang ibu, yang akan tampil membela Oranje melawan Jepang pada Senin (15/6/2026) dini hari WIB.
Menariknya, adik Tijjani, Eliano Reijnders membela Timnas Indonesia dan klub Super League Persib Bandung. Sehingga jika Timnas Indonesia lolos, maka ada dua pemain kakak beradik yang tampil membela negara berbeda.
Di sisi lain, Nishan Velupillay lebih dahulu diklaim oleh India sebagai pemain keturunan pertama setelah dua dekade di Piala Dunia.
Nishan Velupillay lahir dari seorang ayah keturunan Tamil Sri Lanka dan ibu keturunan Inggris-India.
Ini menjadi debutan Piala Dunia bagi pemain berusia 25 tahun ini. Dia dipanggil setelha penampilan apiknya untuk Melbourne Victory.
Sejak debut pada 2021 lalu, dia telah mencetak 25 gol dan 14 assist dari 138 penampilannya untuk klub.
Dia pun terpilih sebagai pemain muda terbaik pada musim 2021-2022 dan pencapaian tertingginya dalah meraih Sepatu Emas untuk musim 2024-2025.
Berkat Nisham Velupillay pula, Australia berhasil lolos ke Piala Dunia dengan penampilan apiknya. Termasuk mencetak gol ke gawang Indonesia pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 dalam kemenangan 5-1 Australia.
Load more