- Tim tvOne/Ilham Giovani
Terpopuler: John Herdman Dapat Catatan Penting Usai Kalah, Bulgaria Sebut Level Timnas Indonesia Bak Tim Eropa Tengah
tvOnenews.com - Kekalahan Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata memunculkan banyak cerita menarik yang langsung jadi sorotan.
Mulai dari pesan penting Sumardji untuk pelatih John Herdman, reaksi heran media Vietnam terhadap permainan Garuda, hingga pengakuan jujur pelatih Bulgaria soal level skuad Garuda.
Berikut rangkuman kabar terpopuler yang paling banyak dibaca:
1. Sumardji Beri Catatan Penting, Herdman Diminta Perkuat Chemistry
- dok.tvonenews.com/Ilham Giovani
Usai laga final yang berakhir dengan kekalahan tipis dari Bulgaria, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, langsung memberikan evaluasi penting kepada pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Ia menegaskan bahwa kunci utama keberhasilan tim ke depan bukan hanya soal taktik, melainkan chemistry antar pemain yang harus dibangun secara bertahap dan konsisten.
Menurut Sumardji, proses ini sangat krusial jika Indonesia ingin mewujudkan target besar, yakni lolos ke Piala Dunia 2030.
Ia pun mengingatkan bahwa perjalanan timnas masih panjang, dengan agenda penting seperti Piala ASEAN 2026, Piala Asia 2027, hingga FIFA Matchday yang akan menjadi ajang pembuktian.
"Terutama yang harus kita, saya sampaikan kepada Coach John, bagaimana membangun chemistry ini dengan tahapan-tahapan yang memang harus dijalankan," kata Sumardji saat ditemui awak media setelah pertandingan semalam.
2. Media Vietnam Heran, Indonesia Tak Cetak Gol tapi Justru Main Dominan
- X @timnasindonesia
Di sisi lain, performa Timnas Indonesia di final justru mendapat perhatian dari media Vietnam, TheThao247.
Mereka mengaku heran karena Indonesia mampu tampil percaya diri dan bahkan menguasai jalannya pertandingan di awal laga.
"Pertandingan terakhir turnamen persahabatan FIFA Series 2026 berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Bulgaria atas Indonesia, dalam pertandingan yang tidak banyak menghasilkan gol, tetapi tetap menampilkan beberapa momen penting," bunyi laporan TheThao247.
Skuad Garuda terlihat aktif membangun serangan, terutama lewat sisi sayap, dan beberapa kali merepotkan lini belakang Bulgaria.
"Meskipun dianggap sebagai tim underdog, mereka secara proaktif menguasai bola dan mengatur serangan, terutama memanfaatkan sisi sayap. Namun, sentuhan akhir mereka kurang presisi untuk mengubahnya menjadi gol," sambung media Vietnam itu.
Namun, satu hal yang menjadi catatan adalah penyelesaian akhir yang kurang maksimal, sehingga peluang yang tercipta gagal berbuah gol.
Meski kalah 0-1, permainan Indonesia dinilai tetap impresif dan menunjukkan perkembangan signifikan.
3. Pengakuan Jujur Pelatih Bulgaria soal Level Timnas Indonesia: Seperti Tim Eropa Tengah
- ANTARA FOTO/Fauzan
Menariknya, pujian juga datang langsung dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov.
Usai menang susah payah, ia justru memberikan kesaksian jujur yang cukup mengejutkan dengan menyebut kualitas Timnas Indonesia tidak bisa diremehkan.
Bahkan, Dimitrov menilai gaya bermain Indonesia mirip dengan tim-tim Eropa Tengah yang dikenal disiplin dan terorganisir.
"Dimitrov: Indonesia memiliki pemain sepak bola yang bagus dan menurut saya terlihat seperti tim Eropa tengah," tulis media Bulgaria, Sportal.bg, dalam tajuk laporannya.
Ia juga menyindir narasi yang merendahkan level sepak bola Indonesia, yang menurutnya tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.
“Ini membuat kemenangan kami semakin bermakna bagi kami. Saya berterima kasih kepada para pemain, saya senang untuk mereka, kerja keras mereka telah terbayar. Kami melakukan serangan balik dan ini memberi kami hasil,” ungkapnya.
Dimitrov mengakui bahwa timnya harus mengandalkan strategi serangan balik untuk meraih kemenangan, yang menunjukkan betapa sulitnya menghadapi skuad Garuda. (klw/asl/ism)