news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Timnas Indonesia Vs Bulgaria.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Fauzan

Bukan Jay Idzes atau Calvin Verdonk, Media Bulgaria Sebut Ole Romeny yang Bikin Ketar-ketir di Laga Final

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata menyisakan satu fakta menarik. Media Bulgaria sebut pemain ini yang jadi ancaman nyata.
Selasa, 31 Maret 2026 - 13:32 WIB
Reporter:
Editor :

 

tvOnenews.com - Kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di final FIFA Series 2026 ternyata menyimpan banyak cerita dramatis yang terungkap dari laporan media Bulgaria, Sportal.bg.

Dalam ulasannya, media tersebut menyoroti bagaimana laga berlangsung sengit sejak awal hingga akhir, dengan satu momen krusial menjadi pembeda kemenangan 1-0 untuk Bulgaria.

Gol semata wayang dalam pertandingan ini lahir dari titik putih pada menit ke-38.

Pelatih Bulgaria Aleksandar Dimitrov dan Marin Petkov
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

Penalti diberikan setelah Zdravko Dimitrov dijatuhkan di dalam kotak terlarang oleh bek Indonesia, Kevin Diks. Setelah melalui pengecekan VAR, wasit akhirnya menunjuk titik putih.

Marin Petkov yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangannya tak mampu dibendung dan menjadi gol yang menentukan jalannya pertandingan.

Laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu disaksikan lebih dari 24 ribu penonton. Atmosfer panas dari publik tuan rumah sempat memberi tekanan kepada Bulgaria di awal pertandingan.

Indonesia bahkan langsung tampil agresif sejak menit awal. Skuad Garuda beberapa kali mengancam melalui situasi bola mati seperti tendangan sudut.

Bintang Timnas Indonesia Kevin Diks dan pemain Bulgaria
Sumber :
  • X @timnasindonesia

Namun, seiring berjalannya waktu, Bulgaria mulai menemukan ritme permainan dan mampu mengimbangi tekanan yang diberikan tuan rumah.

Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan tetap berlangsung terbuka. Kedua tim saling menyerang dan menciptakan peluang berbahaya.

Pada menit ke-60, Bulgaria sempat mengklaim pelanggaran di dekat kotak penalti Indonesia saat Filip Krastev terjatuh. Namun, wasit tidak menganggapnya sebagai pelanggaran.

Tak lama setelah itu, Jay Idzes dkk justru hampir menciptakan peluang emas melalui serangan balik cepat.

Sayangnya, situasi berbahaya di depan gawang Bulgaria hanya berbuah tendangan sudut tanpa hasil.

Striker Timnas Indonesia Ole Romeny
Sumber :
  • kitagaruda.id

Puncaknya terjadi pada menit ke-72, saat Ole Romeny menunjukkan kualitas individunya.

Berada di sisi kotak penalti, ia melepaskan tembakan indah yang nyaris mengubah jalannya pertandingan.

Bola hasil sepakan Romeny bahkan sempat membentur mistar gawang, membuat kiper Bulgaria, Dimitar Mitov, harus bekerja ekstra untuk mengamankan situasi.

Media Bulgaria mengakui bahwa momen tersebut menjadi salah satu peluang paling berbahaya yang diciptakan Indonesia sepanjang laga.

Timnas Indonesia Vs Bulgaria
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

"Pada menit ke-72, Ole Romeny menguasai sudut kotak penalti dan dengan tembakan indah mengirimkan umpan silang ke gawang Dimitar Mitov. Untungnya bagi tim kami, tembakan tersebut membentur mistar gawang Bulgaria, dan kiper tersebut berhasil menepis bola," ungkap Sportal.bg.

Tak hanya itu, situasi tersebut juga memicu kepanikan di lini belakang Bulgaria.

Bahkan, dalam beberapa momen berikutnya, para pemain bertahan mereka harus melakukan penyelamatan krusial untuk menjaga keunggulan tetap bertahan.

Sorotan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Indonesia memiliki banyak opsi berbahaya di lini depan, tidak hanya bergantung pada satu atau dua pemain saja.

Media Bulgaria juga mencatat bahwa kemenangan ini menjadi yang ketiga secara beruntun di bawah pelatih Aleksandar Dimitrov, sekaligus laga pertama tanpa kebobolan dalam rangkaian tersebut.

Meski kalah, penampilan Timnas Indonesia tetap mendapat sorotan positif. Skuad Garuda dinilai mampu memberikan perlawanan sengit dan bahkan beberapa kali nyaris menyamakan kedudukan.

Laga ini menjadi bukti bahwa Indonesia semakin kompetitif di level internasional, meski masih perlu meningkatkan efektivitas dalam memanfaatkan peluang di depan gawang. (asl)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
01:53
02:45
01:32
09:34
01:46

Viral