- tvonenews.com - Ilham Giovani
Temukan Berlian Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, John Herdman Pastikan Pilar Persib dan Persija Jadi Tumpuan Piala ASEAN
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai melihat dua nama yang berpotensi menjadi andalan baru skuad Garuda untuk Piala ASEAN 2026. Keduanya adalah Dony Tri Pamungkas dari Persija Jakarta dan Beckham Putra, gelandang muda Persib Bandung yang tampil menjanjikan.
Keyakinan Herdman muncul setelah melihat perkembangan permainan keduanya sepanjang FIFA Series 2026. Meski Indonesia harus kalah tipis 0-1 dari Bulgaria pada partai final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, penampilan Dony dan Beckham tetap mampu mencuri perhatian.
Herdman menilai keduanya memberi warna berbeda ketika masuk ke lapangan. Energi, keberanian, dan kemampuan mereka membaca situasi pertandingan dianggap mampu memberi dorongan baru bagi permainan Timnas Indonesia.
Pelatih asal Inggris itu pun tak ragu menyebut Dony dan Beckham sebagai pemain penting untuk turnamen berikutnya. “Saya rasa Beckham dan Dony tampil sangat baik dari bangku cadangan dan mereka menunjukkan bisa menjadi pemain penting untuk turnamen nanti,” ujar Herdman dalam sesi jumpa pers.
Ucapan itu menjadi sinyal bahwa dua pemain muda tersebut telah memberi kesan positif di mata tim pelatih. Bukan hanya saat bertanding, Herdman juga melihat perkembangan mereka selama menjalani sesi latihan bersama skuad Garuda.
Dalam laga kontra Bulgaria, Dony masuk lebih dahulu pada menit ke-73 menggantikan Justin Hubner. Sementara Beckham masuk pada menit ke-79 untuk menggantikan Joey Pelupessy di tengah upaya Indonesia mengejar ketertinggalan.
Masuknya dua pemain itu membuat serangan Indonesia terlihat lebih hidup pada babak kedua. Keduanya mampu menghadirkan pergerakan yang lebih cair dan memberi variasi dalam membangun tekanan ke pertahanan lawan.
- Instagram - Dony Tri Pamungkas
Meski hasil akhir belum berpihak kepada Indonesia, performa Dony dan Beckham tetap menjadi catatan positif. Dalam pertandingan dengan tempo tinggi dan lawan yang kuat secara fisik, keduanya mampu menunjukkan mental bertanding yang patut diapresiasi.
Herdman mengaku sempat mempertimbangkan banyak hal sebelum akhirnya menurunkan dua pemain muda tersebut dari bangku cadangan. Ia memilih menunggu waktu yang tepat karena Bulgaria dinilai memiliki keunggulan fisik yang bisa menyulitkan jika laga langsung dibuka dengan tempo terbuka.