- eredivisie.nl
Bos Eredivisie Bongkar 2 Jalur Penyelamat Pemain Timnas Indonesia dari Paspoortgate, Bisa Main Lagi?
Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Eredivisie CV, Jan de Jong, angkat bicara terkait polemik izin kerja yang menimpa sejumlah pemain non-Eropa di Liga Belanda. Ia menegaskan bahwa ada prosedur ketat yang harus ditempuh agar para pemain bisa kembali merumput secara legal.
Dalam keterangannya, De Jong menyebut bahwa pemain non-Eropa wajib mengajukan izin kembali masuk atau yang dikenal dengan istilah wedertoelating. Selain itu, opsi lain yang tersedia adalah izin tinggal humaniter tidak sementara yang biasanya ditujukan bagi mantan warga Belanda.
Menurut De Jong, terdapat dua jalur utama yang bisa ditempuh pemain untuk mendapatkan izin tinggal dan kerja di Belanda. Kedua jalur ini memiliki syarat yang berbeda dan tidak semua pemain bisa memanfaatkannya.
Jalur pertama adalah menggunakan cap Uni Eropa berupa catatan izin tinggal yang tertera di paspor. Skema ini umumnya bisa digunakan oleh pemain yang memiliki pasangan atau anak berkewarganegaraan Eropa.
- x.com/GAEagles
“Stiker itu bersifat sementara. Akan dilakukan penilaian apakah mereka bisa tinggal di Belanda secara permanen. Selama proses itu, mereka sudah diperbolehkan bekerja dan bermain,” kata De Jong, dikutip dari nos.nl, Jumat (3/4/2026).
Namun, jalur tersebut tidak dapat digunakan oleh semua pemain Indonesia yang bermain di Belanda. Salah satu contohnya adalah Dean James yang tidak memiliki hubungan keluarga dengan warga negara Eropa.
Alhasil, pemain seperti Dean James harus menempuh jalur berbeda, yakni mengajukan permohonan wedertoelating atau izin tinggal humaniter tidak sementara. Proses ini dinilai lebih kompleks dan memerlukan waktu lebih lama.
Tak hanya Dean James, ada tiga pemain Indonesia lain yang juga terseret dalam permasalahan izin kerja ini. Mereka adalah Justin Hubner yang bermain untuk Fortuna Sittard, Nathan Tjoe-A-On di Willem II, serta Tim Geypens yang membela FC Emmen.
- Willem II Tilburg Official
Keempat nama tersebut masuk dalam daftar 25 pemain yang dirilis oleh Dinas Imigrasi Belanda sebagai pemain dengan izin kerja bermasalah. Situasi ini membuat mereka harus menepi untuk sementara waktu.
Akibat persoalan tersebut, para pemain ini tidak diperkenankan membela klub masing-masing dalam pertandingan resmi. Bahkan, mereka juga tidak diizinkan mengikuti sesi latihan bersama tim.
Di sisi lain, terdapat beberapa pemain Timnas Indonesia lainnya yang tidak terdampak masalah ini. Mereka adalah Maarten Paes yang bermain untuk Ajax Amsterdam, Miliano Jonathans di Excelsior, dan Mees Hilgers yang memperkuat FC Twente.
Nama-nama tersebut tidak masuk dalam daftar pemain bermasalah yang dirilis otoritas imigrasi. Hal ini membuat mereka tetap bisa beraktivitas normal bersama klubnya masing-masing.
Meski begitu, pemain yang terdampak masih memiliki peluang untuk kembali ke kompetisi. Mereka harus mampu membuktikan bahwa sebelumnya pernah tinggal dan bekerja secara sah di Belanda.
Proses pembuktian tersebut tidaklah sederhana dan membutuhkan berbagai dokumen pendukung. Selain itu, mereka juga harus menunggu keputusan resmi sebelum kembali merumput.
Hukum di Belanda sendiri menyatakan bahwa siapa pun yang secara sukarela mengambil kewarganegaraan lain akan kehilangan status kewarganegaraan Belanda. Aturan ini juga diperkuat dengan kebijakan Indonesia yang tidak mengakui kewarganegaraan ganda.
“Jika mereka tinggal di Belanda selama satu tahun dengan izin tersebut, mereka bisa mengajukan prosedur opsi untuk menjadi warga Belanda lagi,” kata spesialis hukum kewarganegaraan, Hermie de Voer.
Permasalahan ini mencuat setelah NAC Breda melayangkan protes kepada KNVB terkait keabsahan Dean James yang memperkuat Go Ahead Eagles. Protes itu muncul usai kekalahan telak 0-6 dalam laga Liga Belanda.
Meski demikian, pihak otoritas liga memastikan bahwa hasil pertandingan yang telah berlangsung tidak akan mengalami perubahan. Keputusan tersebut sekaligus menegaskan bahwa polemik ini tidak berdampak pada hasil laga sebelumnya.
Kini, klub-klub Liga Belanda diminta untuk lebih teliti dalam memastikan legalitas pemain mereka. Sementara itu, sejumlah pemain masih harus menunggu keputusan dari otoritas imigrasi untuk bisa kembali tampil pada akhir pekan ini. (igp/fan)