- x.com/TimnasIndonesia
Eks Bek Timnas Indonesia Ingatkan John Herdman Betapa Bahayanya jika Elkan Baggott Main Bareng Jay Idzes
tvOnenews.com - Eks bek TImnas Indonesia, Aris Indarto, ingatkan John Herdman soal bahayanya memasangkan Jay Idzes dengan Elkan Baggott di atas lapangan.
Menurut Aris Indarto, ada karakteristik yang perlu dipahami antara Elkan Baggott dengan Jay Idzes.
Mantan bek Timnas Indonesia tersebut juga menyoroti penampilan Elkan Baggott saat membela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Secara pribadi, Aris Indarto lebih memilih bek Timnas Indonesia diisi oleh trio Justin Hubner, Jay Idzes, dan Rizky Ridho.
Pasalnya, trio ini sudah lama bermain bersama sehingga telah terjalin kerja sama yang baik di antara ketiganya.
Sementara itu, ketika John Herdman mencoba memainkan Elkan Baggott, maka langsung terasa perubahan yang besar.
Aris Indarto mengkritik penampilan Elkan Baggott yang sering kali telat turun ke bawah setelah membantu penyerangan.
Beberapa kali sisi pertahanan yang dijaga Elkan Baggott ditembus oleh pemain lawan.
Bahkan hampir terjadi gol bagi Saint Kitts and Navis jika Dony Tri Pamungkas muncul dan memberikan bantuan.
Menurut Aris Indarto, karakteristik Elkan Baggott juga dinilai kurang cocok untuk bermain bersama Jay Idzes.
Pasalnya, Jay Idzes dan Elkan Baggott sama-sama bek yang bertipe stylish.
"Secara tipe juga saya rasa enggak pas sama Jay karena tipenya sama stylish," ungkap mantan bek Timnas Indonesia, Aris Indarto, seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Nusantara TV.
Menurut pandangan Aris Indarto, seharusnya Jay Idzes tidak dipasangkan dengan bek lainnya yang sama-sama bertipe stylish.
Seharusnya John Herdman memilih bek lain yang memiliki kecepatan dan agresif sebagai rekan Jay Idzes.
"Kalau Jay udah stylish kan, gandengannya, pasangannya harus yang cepet dan agresif gitu loh," ujar Aris Indarto.
Jika sama-sama bertipe stylish, maka bek tersebut akan cenderung saling menunggu dalam menutup pergerakan lawan.
Hal ini dikhawatirkan nantinya malah membuat pemain lawan bisa masuk lebih dalam mendekat ke area gawang Timnas Indonesia.
"Karena jangan dua-duanya saling nunggu, harus ada yang destroyer gitu," kata Aris Indarto.