- Facebook - Macarthur
Luke Vickery, Striker A-League Berdarah Sumatra yang Siap Mengguncang Timnas Indonesia di Era John Herdman
tvOnenews.com - Panggung lini depan Timnas Indonesia diprediksi akan semakin sesak dengan talenta berkelas.
Nama Luke Vickery, pemuda berusia 20 tahun yang kini merumput di Australia, mendadak jadi buah bibir.
Ia disebut-sebut masuk dalam radar emas PSSI sebagai kandidat naturalisasi terbaru untuk mempertajam taring Skuad Garuda.
Tak sampai di situ saja, Luke juga dikabarkan tengah didekati oleh PSSI untuk dinaturalisasi dan bergabung ke skuad asuhan John Herdman.
- instagram.com/mfcbulls/
Di tengah upaya mencari sosok predator di kotak penalti, Luke muncul sebagai opsi menjanjikan untuk mendampingi Ole Romeny.
Meski Timnas Indonesia sudah memiliki nama-nama, seperti Ramadhan Sananta, Hokky Caraka, hingga Jens Raven, kehadiran Luke dianggap bisa memberikan dimensi serangan yang lebih "liar" dan matang.
Statistik mengkilap di Negeri Kanguru
- instagram Luke Vickery
Saat ini, Vickery tengah meniti karier profesional bersama Macarthur FC di kompetisi kasta tertinggi Australia, A-League.
Meski lahir di Hawaii, Amerika Serikat, bakatnya terasah tajam di Australia. Musim ini saja, ia sukses membukukan empat gol dan satu assist dari 21 penampilan.
Dengan statistik yang cukup menjanjikan, konsistensi pemain bertinggi 183 cm ini di level senior menjadi bukti bahwa ia bukan sekadar pemain bakat mentah.
Pemain berdarah Sumatra yang terpikat magis suporter Timnas Indonesia
- Instagram/luke.vickery_
Vickery sendiri tidak malu-malu menunjukkan ketertarikannya berseragam Merah Putih. Dalam sebuah bincang-bincang di YouTube, ia mengungkapkan ambisinya untuk merasakan atmosfer sepak bola Indonesia yang terkenal gila.
"Saya pasti akan terbuka untuk itu dan sangat tertarik. Bermain dengan tim nasional, beraksi di depan puluhan ribuan orang di Indonesia. Saya pikir itu akan menjadi pengalaman yang luar biasa," kata Luke Vickery.
Menariknya, kecintaan Vickery pada atmosfer sepak bola tanah air bermula saat ia membela Timnas Australia U-20 dalam ajang Piala Asia U-20 yang digelar di Surabaya beberapa tahun lalu.
"Saya pernah bermain di Timnas Australia U-20 di Piala Asia U-20. Saat itu bermain di Surabaya. Kami ada di sana. Mungkin lima pertandingan dan akhirnya kami peringkat ketiga. Indonesia main di final saat itu. Kami ke stadion dan menonton. Mungkin sekitar 2023 atau 2024," ujarnya.
Momen tersebut rupanya meninggalkan kesan mendalam di benak pemuda yang mengidolakan Eden Hazard ini.
"Jadi saya hanya pernah ke Indonesia sekali itu dan itu benar-benar membuat saya takjub dengan suporter yang 30-35 ribu di stadion. Sangat bersemangat. Ketika Anda bermain di depan pendukung yang sangat bersemangat, itu terbaik. Keren untuk dilihat," tambahnya.
Luke Vickery Sumber : - Instagram - Luke Vickery
- Instagram - Luke Vickery
Banyak yang bertanya-tanya, dari mana darah Indonesia mengalir di tubuhnya? Vickery menjelaskan bahwa ia memiliki silsilah keluarga yang cukup unik dan lintas benua.
"Nenek saya lahir di Indonesia, di Sumatera. Orang tuanya lahir di Belanda. Saat ini dia tinggal di California," ujar Luke Vickery.
Tak hanya memiliki darah Sumatra, Vickery saat ini juga mengantongi paspor ganda.
"Saya lahir di Hawaii di Amerika Serikat. Saya punya paspor Amerika dan juga Australia," pungkasnya.
Dengan perpaduan usia emas, fleksibilitas posisi di lini serang, serta pengalaman internasional yang solid, Luke Vickery bukan sekadar tambahan nama di atas kertas.
Jika proses naturalisasinya berjalan mulus, ia bisa menjadi kepingan puzzle yang selama ini dicari Timnas Indonesia untuk terbang lebih tinggi di panggung dunia. (ism)