- Kita Garuda
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026
Jakarta, tvOnenews.com – Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad membawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin menerapkan pengalaman dan ilmu yang didapat selama menimba karier kepelatihan di klub Italia, Como 1907, demi meningkatkan kualitas Garuda Asia.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Kurniawan dalam mempersiapkan tim tampil di Piala AFF U-17 2026. Ia menilai pendekatan yang diterapkan di Eropa dapat memberikan dampak signifikan bagi perkembangan pemain muda Indonesia.
Timnas Indonesia U-17 sendiri akan tampil di Piala AFF U-17 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 24 April 2026. Ajang ini menjadi momentum penting bagi para pemain untuk mengasah kemampuan di level internasional.
Turnamen tersebut akan digelar di Jawa Timur dengan dua stadion sebagai venue utama. Stadion Gelora Joko Samudro di Gresik dan Stadion Gelora Delta di Sidoarjo dipastikan menjadi tempat berlangsungnya pertandingan.
Indonesia tergabung di Grup A dalam kompetisi ini. Persaingan dipastikan berjalan ketat mengingat lawan-lawan yang dihadapi memiliki kualitas yang cukup merata dalam turnamen yang kini bernama ASEAN U-17 Championship tersebut.
Di fase grup, skuad Garuda Asia akan berhadapan dengan Vietnam, Malaysia, serta Timor Leste. Ketiga tim tersebut memiliki potensi untuk memberikan perlawanan sengit sejak laga pertama.
Kurniawan Dwi Yulianto menegaskan bahwa timnya telah menjalani sejumlah persiapan. Salah satunya adalah menjalani uji coba internasional yang memberikan pengalaman berharga bagi para pemain.
- Kita Garuda
“Kemarin kami juga sudah sempat menjalani uji coba di Thailand. Tentu ada hal positif yang kami dapatkan, terutama terkait mental bertanding di level internasional,” ujar Kurniawan, Kamis (9/4/2026).
“Hal ini sangat penting karena saat mereka berkompetisi di EPA, tekanannya berbeda. Ini bisa menjadi bekal yang cukup untuk menghadapi ASEAN U-17 Championship 2026,” tambahnya.
Ia menilai pengalaman bertanding di luar negeri memberikan dampak besar terhadap kesiapan mental pemain. Hal ini dianggap krusial karena atmosfer pertandingan internasional jauh lebih menantang dibandingkan kompetisi lokal.
Dalam program latihannya, Kurniawan memberi perhatian khusus pada aspek mentalitas dan pola pikir pemain. Ia ingin anak asuhnya memiliki karakter kuat serta mampu tampil konsisten di bawah tekanan.
Hal ini sejalan dengan tekad yang ingin ia terapkan di Timnas Indonesia U-17. Terutama terkait ilmu yang ia dapatkan saat menimba pengalaman kepelatihan bersama Como 1907.
Selain itu, intensitas permainan juga menjadi fokus utama yang terus ditingkatkan. Menurutnya, tempo permainan di turnamen internasional menuntut kesiapan fisik dan mental yang lebih tinggi.
Sebagai catatan, Kurniawan pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan Como U-19 pada periode 2021 hingga 2023, termasuk bekerja bersama Cesc Fabregas yang kini menjadi pelatih utama klub di Serie A. Pengalaman tersebut kini coba diadaptasi untuk membangun fondasi kuat di Timnas U-17 Indonesia.
“Pasti, terutama dalam hal pola pikir pemain dan mentalitas. Yang paling saya tekankan adalah intensitas bermain,” kata Kurniawan.
“Karena turnamen yang kita hadapi bukan lagi kompetisi lokal, melainkan Piala ASEAN U-17 dan ke depan Piala Asia U-17 2027. Jadi, intensitas bermain ini sangat penting,” tutupnya.
(igp)