news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dean James dan rekan-rekan curi poin penuh saat melawat ke markas Panathinaikos di Stadion Olimpiade Athena.
Sumber :
  • Instagram/Go Ahead Eagles

Klub-klub Belanda Berbondong-bondong 'Serang' NAC Breda, Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia Makin Panas

Klub-klub Belanda ramai mengecam NAC Breda usai polemik paspor pemain Timnas Indonesia. Situasi semakin memanas dan berpotensi berujung sampai ke ranah hukum.
Sabtu, 18 April 2026 - 19:52 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Polemik terkait status pemain Timnas Indonesia di Belanda kini semakin panas.

Klub-klub peserta Eredivisie dilaporkan kompak melayangkan kritik keras kepada NAC Breda, menyusul langkah kontroversial mereka yang menggugat hasil pertandingan.

Awal mula kisruh ini terjadi pada laga 15 Maret 2026 di Deventer, saat NAC Breda dibantai 0-6 oleh Go Ahead Eagles.

Dalam pertandingan tersebut, bek Dean James tampil membela Go Ahead Eagles.

Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James
Sumber :
  • Go Ahead Eagles

Belakangan, muncul klaim bahwa ia tidak memenuhi syarat administratif untuk bermain.

Masalah ini berkaitan dengan proses naturalisasi sejumlah pemain yang kini membela Timnas Indonesia.

Setelah berganti kewarganegaraan, muncul dugaan bahwa beberapa pemain belum sepenuhnya memenuhi persyaratan izin kerja dan tempat tinggal di Belanda.

Selain Dean James, nama-nama seperti Nathan Tjoe-A-On, Justin Hubner, hingga Tim Geypens ikut terseret dalam polemik ini.

Bahkan, mereka sempat harus menepi dari aktivitas tim sebagai langkah antisipatif.

Namun setelah dilakukan peninjauan, KNVB memastikan bahwa baik pemain maupun klub tidak bersalah.

Mereka pun diizinkan kembali beraktivitas seperti biasa, sekaligus menutup peluang pengulangan pertandingan yang diajukan NAC Breda.

Meski keputusan sudah keluar, langkah NAC Breda yang tetap ngotot mengajukan banding justru memicu reaksi keras dari klub-klub lain.

Situasi ini bahkan memanas dalam pertemuan digital antar peserta Eredivisie.

Media Belanda, Voetbal Primeur, melaporkan suasana pertemuan berlangsung tegang dan penuh kritik terhadap NAC, khususnya kepada direktur klub, Remco Oversier.

"NAC Breda telah menuai kemarahan klub-klub Belanda lainnya dengan mengajukan gugatan setelah pertandingan melawan Go Ahead Eagles. Direktur NAC, Remco Oversier, dikritik selama pertemuan digital antar klub," tulis pemberitaan Voetbal Primeur.

Tidak berhenti di situ, sumber internal bahkan menggambarkan situasi pertemuan dengan perumpamaan yang tajam: "lapangan desa tempat Oversier dilempari tomat busuk"

Pernyataan tersebut mencerminkan betapa kerasnya tekanan yang diterima NAC dari sesama klub.

Klub-klub Eredivisie menilai tindakan NAC Breda berpotensi membuka masalah lain yang bisa berdampak luas.

Jika satu pertandingan bisa digugat dengan alasan administratif, maka bukan tidak mungkin laga lain akan mengalami hal serupa.

Beberapa klub besar seperti Ajax, Feyenoord, hingga FC Twente bahkan dikabarkan mulai mempertimbangkan langkah hukum mereka sendiri sebagai bentuk antisipasi.

Di sisi lain, NAC Breda tetap bersikukuh bahwa langkah mereka diambil demi kepentingan klub.

"NAC tetap teguh dan mempertanyakan sikap klub-klub lain. Menurut kubu NAC, kesepakatan bersama juga dapat dicapai untuk tidak mengajukan klaim lebih lanjut, tetapi klub-klub lain gagal melakukannya,"

Kasus ini dijadwalkan memasuki tahap lanjutan di pengadilan Utrecht pada 28 April mendatang. 

Hasil dari sidang tersebut berpotensi menjadi preseden penting dalam pengelolaan regulasi pemain internasional di liga Belanda.

(tsy)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:49
01:11
00:57
01:39
01:00
01:34

Viral