news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dean James.
Sumber :
  • Go Ahead Eagles

Mengharukan! Klub-klub Belanda Solid Pasang Badan Buat Dean James dan Kompak "Lempar Tomat" kepada NAC Breda yang Permasalahkan Paspor

NAC Breda dikecam keras klub-klub Liga Belanda usai nekat gugat hasil laga 0-6 soal paspor WNI Dean James. Ajax hingga Feyenoord kompak pasang badan.
Sabtu, 18 April 2026 - 20:51 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Solidaritas besar-besaran klub-klub Liga Belanda meledak setelah NAC Breda ngotot membawa kasus paspor Dean James ke meja pengadilan. Bukannya mendapat dukungan, langkah kontroversial itu justru membuat NAC Breda dihujani kecaman keras dari hampir seluruh penjuru Eredivisie.

Kisruh besar tengah mengguncang Liga Belanda musim 2025/2026 dan nama Dean James, bek Timnas Indonesia yang membela Go Ahead Eagles, ada di jantung pusaran badai itu. Skandal yang kini dikenal luas sebagai passportgate atau ini bermula dari satu pertandingan yang seharusnya biasa saja, namun berujung pada polemik hukum yang mengguncang seluruh ekosistem sepak bola profesional Belanda.

Semuanya berawal pada 15 Maret 2026, saat Go Ahead Eagles menghantam NAC Breda dengan skor telak 6-0 di Deventer dalam laga pekan ke-27 Eredivisie. Dean James tampil selama 75 menit dalam laga tersebut dan turut berkontribusi atas kekalahan memalukan Breda itu. Namun alih-alih menerima kekalahan dengan lapang dada, NAC Breda justru memilih jalur yang jauh lebih kontroversial.

Kunci persoalannya ada pada perubahan status kewarganegaraan Dean James. Skandal yang dijuluki media Belanda sebagai Paspoortgate ini bermula ketika Dean James resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada Maret 2025, yang secara otomatis mengubah statusnya menjadi pemain non-Uni Eropa. Konsekuensinya tidak main-main: berdasarkan aturan di Eredivisie, pemain non-Uni Eropa wajib memiliki izin kerja khusus untuk dapat berkompetisi.

Pemain Timnas Indonesia Dean James di Go Ahead Eagles
Sumber :
  • Go Ahead Eagles

NAC Breda pun memanfaatkan celah ini. NAC Breda melayangkan protes ke operator Liga Belanda dan Federasi Sepak Bola Liga Belanda (KNVB), mempertanyakan status Dean James yang telah memegang paspor WNI sejak Maret 2025. 

Lebih jauh dari itu, izin kerja Dean James juga jadi sorotan karena seharusnya pemain non-Uni Eropa menerima gaji di atas 600 ribu euro sesuai regulasi yang berlaku. Sementara upah James di Go Ahead Eagles ada di bawah nominal itu.

KNVB kemudian melakukan investigasi dan hasilnya diumumkan pada 8 April 2026. KNVB memastikan klub dan pemain tidak bersalah, karena jaksa independen yang ditunjuk untuk melakukan investigasi tak menemukan adanya pelanggaran berat yang dilakukan oleh Go Ahead Eagles dengan memainkan Dean James.

Alasannya sederhana namun kuat yakni tidak ada sanksi yang dijatuhkan dan pertandingan tidak perlu diulang, karena baik pemain maupun klub tidak mengetahui konsekuensi otomatis dari perolehan kewarganegaraan selain Belanda.

Namun NAC Breda menolak mentah-mentah putusan itu. Klub tersebut memilih menempuh jalur hukum lanjutan dan resmi mengajukan banding, membawa perkara ini ke pengadilan. Keputusan nekat itu langsung memantik kemarahan kolektif dari hampir seluruh komunitas sepak bola Belanda. 

Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James
Sumber :
  • Go Ahead Eagles

Direktur Umum NAC Breda, Remco Oversier, yang hadir dalam pertemuan daring antar klub, langsung disambut dengan hujan kritik pedas yang tak terbendung dari para perwakilan klub-klub lain.
Sumber internal yang dikutip Voetbal International bahkan melukiskan suasana pertemuan itu bak "dilempari tomat busuk". Meski begitu, Oversier tetap bergeming dan menegaskan bahwa semua langkah yang diambilnya semata-mata demi kepentingan terbaik NAC Breda.

Managing Director Go Ahead Eagles, Jan Willem van Dop, justru langsung membongkar apa yang disebutnya sebagai standar ganda NAC Breda. Van Dop mengungkit momen ketika NAC menang 2-1 atas Fortuna Sittard pada Agustus 2025, saat Justin Hubner yang namanya juga masuk daftar kasus turut bermain bersama Sittard, namun NAC sama sekali tidak memprotesnya. 

Justin Hubner jadi satu dari empat pemain Timnas Indonesia yang terseret kasus Passportgate
Sumber :
  • Instagram @justinhubner5

"Mereka berpikir semua orang harus paham hukum, kan? Tapi tidak, mereka membiarkannya ketika menguntungkan bagi mereka. Ini bukan cara main yang cantik," kata Van Dop.

Kritik juga datang langsung dari rekan Dean James di Timnas Indonesia. Justin Hubner menyemprot NAC Breda atas laporan yang diajukan terhadap rekannya.

"Tentu saja, tidak menyenangkan bahwa Anda tidak diizinkan untuk berlatih atau bermain pertandingan karena masalah paspor itu. Dan juga karena NAC," ujar Justin Hubner, dilansir dari ESPN.

"Pertama-tama, saya merasa ini skandal karena manajemen klub [NAC Breda] telah mengambil tindakan. Apa masalahnya bagi klub itu dengan kewarganegaraan Anda? Biarkan kami bermain sepakbola," Justin Hubner menambahkan.

"Jika Anda dihancurkan 6-0 oleh Go Ahead Eagles, maka Anda tidak berhak mulai berbicara tentang paspor. Ini juga tentang Dean James, tetapi bukan berarti dia mencetak lima gol melawan NAC. Dia bermain sebagai bek kiri, dia melakukan tugasnya. Sungguh memalukan bagi manajemen NAC untuk mengambil tindakan," ucapnya.

Dampak skandal ini pun ternyata meluas jauh melampaui Dean James seorang. Sejumlah pemain keturunan Indonesia seperti Justin Hubner (Fortuna Sittard), Tim Geypens (FC Emmen), dan Nathan Tjoe-A-On (Willem II) sempat terseret dan dibekukan sementara oleh klub masing-masing. Pemain dari Suriname dan Tanjung Verde pun turut terdampak kekacauan regulasi yang dipicu oleh gugatan NAC ini.

Kabar gembiranya, Dean James akhirnya bisa kembali memperkuat Go Ahead Eagles setelah terjerat kasus paspor, turut bermain saat Go Ahead Eagles menahan imbang tuan rumah Groningen tanpa gol di Stadion Euroborg pada Minggu (12/4/2026). Namun demikian, drama hukumnya sendiri belum berakhir. (fan)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:49
01:11
00:57
01:39
01:00
01:34

Viral