news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Fadly Alberto.
Sumber :
  • Kitagaruda.id

Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Aksi brutal Fadly Alberto saat laga EPA U-20 berujung sanksi ganda: dicoret dari Timnas Indonesia U-20 dan diputus kontrak sponsor, PSSI siap beri hukuman berat
Selasa, 21 April 2026 - 02:10 WIB
Editor :

"SPECS tidak mentoleransi tindakan yang bertentangan dengan prinsip fair play dalam bentuk apa pun," tulis Specs melalui media sosial Instagram resmi perusahaan.

Sementara itu, PSSI melalui Sekretaris Jenderal Yunus Nusi mengutuk keras kejadian tersebut. Menurutnya, hal tersebut tidak mencerminkan perilaku seorang pemain sepak bola.

"PSSI, termasuk Ketua Umum, sangat mengutuk keras kejadian ini dan pemain yang melakukan hal itu. PSSI segera menyampaikan hal ini kepada Komite Disiplin untuk diambil tindakan seberat-beratnya," ujar Yunus.

Sekjen PSSI, Yunus Nusi
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Yunus menegaskan bahwa sanksi tegas tidak hanya akan dijatuhkan kepada pemain yang terlibat secara langsung. Seluruh pihak yang turut andil dalam kericuhan tersebut dipastikan akan mendapatkan konsekuensi sesuai aturan yang berlaku di PSSI.

Lebih jauh, Yunus juga menyoroti adanya dugaan kelalaian dari perangkat pertandingan yang bertugas pada laga tersebut. PSSI menilai wasit dan ofisial lapangan tidak memimpin laga secara maksimal sehingga situasi di lapangan lepas kendali.

"Itu menjadi atensi PSSI. Kami menyerahkan kepada Ketua Komite Wasit (Yoshimi Ogawa) untuk mengevaluasi kejadian tersebut, lalu memberikan edukasi serta sanksi kepada perangkat pertandingan jika terbukti lalai," kata Yunus.

PSSI menyatakan keprihatinan mendalam atas kembali terulangnya aksi kekerasan di lingkungan sepak bola nasional. Hal ini dinilai semakin memprihatinkan karena terjadi justru di kompetisi yang seharusnya menjadi wadah pembinaan karakter para pesepak bola muda.

Melalui pernyataan resminya, Yunus pun menyerukan kepada seluruh pemain Indonesia untuk lebih mampu mengendalikan emosi di lapangan. Ia mengingatkan bahwa tindakan impulsif yang berujung pada kekerasan hanya akan membawa kerugian bagi diri sendiri maupun klub yang diwakili.

"Kami memohon kepada pemain, apa pun yang terjadi di lapangan tidak perlu ditanggapi secara emosional, harus sabar. Hal seperti ini akan merugikan pemain dan klub," pungkasnya. (fan/igp)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:18
01:49
04:22
02:39
00:59
03:27

Viral