- Instagram/jayidzes
Meski Sudah 3 Tahun Berlalu, Jay Idzes Masih Terngiang Debutnya Bersama Timnas Indonesia: Lingkaran Ini Telah Lengkap Demi Leluhur Saya
Jakarta, tvOnenews.com - Ada momen yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata biasa, dan itulah yang dirasakan Jay Idzes saat pertama kali mengenakan seragam kebesaran Timnas Indonesia. Bek tangguh milik Sassoulo itu mengaku jiwanya bergetar jauh sebelum kakinya menginjak lapangan hijau.
Perjalanan Jay menuju skuad Garuda memang bukan sesuatu yang instan atau tiba-tiba terjadi begitu saja. Ia memenuhi syarat memperkuat Indonesia melalui jalur keturunan dari kakek buyutnya yang lahir di bumi Nusantara, sebuah warisan darah yang akhirnya membawanya pulang.
Panggilan pertama dari PSSI datang untuk menghadapi laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Vietnam pada Maret 2024. Dan bahkan sebelum menginjakkan kaki di tanah air, Jay sudah merasakan sesuatu yang berbeda bergejolak di dalam dadanya.
"Bahkan sebelum saya sampai di sana, saat mendapat panggilan, saya sudah merasa sangat bangga. Saya merasa lingkaran ini telah lengkap demi leluhur saya," ucap Jay Idzes dikutip dari kanal YouTube Yukka Harlanda pada Rabu (22/4/2026).
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
Laga bersejarah itu digelar pada 21 Maret 2024 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, di hadapan puluhan ribu suporter Merah Putih yang memadati tribune. Jay langsung memulai laga tersebut sebagai starter bersama sesama debutan naturalisasi, Nathan Tjoe-A-On, dalam kerangka taktik besutan pelatih Shin Tae-yong.
Pertandingan itu menjadi milik Indonesia setelah Egy Maulana Vikri mencetak gol semata wayang di menit ke-52, memanfaatkan bola sapuan lawan dari lemparan ke dalam Pratama Arhan yang jatuh tepat di kakinya. Gol tunggal itu cukup mengamankan tiga poin penuh bagi Garuda di hadapan pendukungnya sendiri.
Yang membuat laga ini makin istimewa adalah performa Jay yang luar biasa solid di lini pertahanan Indonesia. Jay tampil gemilang sehingga membuat Vietnam tidak mampu melepaskan satu pun tendangan ke arah gawang yang dikawal Muhammad Adi Satryo sepanjang pertandingan berlangsung.
Tapi bagi Jay, statistik dan kemenangan bukan satu-satunya hal yang membekas dari malam itu. Ada sesuatu yang jauh lebih dalam, sesuatu yang menyentuh sisi paling personal dalam hidupnya sebagai seorang manusia.
"Momen pertama adalah saat melawan Vietnam di kandang (menang 1-0). Saat berjalan ke lapangan dan semua orang bernyanyi, saya merinding," kenang Jay Idzes.
Kemenangan atas Vietnam tersebut sekaligus mendongkrak posisi Indonesia ke urutan kedua Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan raihan empat poin dari tiga laga yang telah dimainkan. Sementara Vietnam harus turun ke posisi ketiga dengan tiga poin, menandai dominasi Garuda yang semakin nyata di grup tersebut.
Perjalanan Jay bersama Timnas Indonesia tidak berhenti di situ. Lima hari berselang, ia kembali unjuk taji saat kedua tim kembali bertemu di Hanoi.
Pada laga tandang di Stadion My Dinh, Jay bahkan menjadi salah satu pencetak gol dalam kemenangan telak Indonesia 3-0 atas Vietnam, sebuah hasil yang sekaligus memecahkan rekor buruk Garuda yang tidak pernah menang di Hanoi selama 20 tahun terakhir. (fan)