news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Gianni Infantino.
Sumber :
  • X/ErickThohir

FIFA Tiba-tiba Panggil PSSI di Tengah Isu Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Menggantikan Iran, Ada Urusan Apa?

FIFA tiba-tiba panggil PSSI di tengah isu soal playoff darurat Piala Dunia 2026 untuk menggantikan Iran yang dikabarkan bakal mengundurkan diri. Ada urusan apa?
Kamis, 23 April 2026 - 21:04 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - FIFA dikabarkan memanggil PSSI ke Kanada di tengah rumor bakal diadakannya playoff darurat Piala Dunia 2026 karena Iran disebut bakal mengundurkan diri. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi?

Wacana playoff darurat itu muncul setelah situasi geopolitik Iran dengan Amerika Serikat memanas, di mana FIFA sempat dikabarkan mengkaji skenario emergency yang melibatkan dua tim Eropa dan dua tim Asia serta Indonesia masuk hitungan karena gugur di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona AFC.

Namun harapan itu kini meredup setelah Presiden FIFA Gianni Infantino memastikan bahwa Iran tetap akan berpartisipasi di Piala Dunia 2026, sekaligus menepis rumor playoff darurat yang sempat disebut-sebut melibatkan Skuad Garuda. 

Kedatangan PSSI ke Kanada untuk bertemu FIFA ternyata bukan mambahas soal playoff darurat Piala Dunia 2026. Namun, untuk hadir dalam sebuah forum strategis yang akan dihelat di Vancouver, British Columbia, Kanada. 

Timnas Indonesia Vs Bulgaria
Sumber :
  • Kitagaruda.id

Yang menarik, undangan ini bukan hanya ditujukan kepada Indonesia seorang diri. Seluruh asosiasi sepakbola negara-negara di kawasan Asia Tenggara turut diajak oleh FIFA untuk hadir dan membahas sejumlah agenda penting di Kanada.

Pengamat sepakbola nasional, Ronny Pangemanan atau akrab disapa Bung Ropan, pun angkat bicara soal pertemuan besar ini. Ia menduga kuat bahwa salah satu agenda utama yang akan dibahas berkaitan langsung dengan format kompetisi terbaru garapan FIFA untuk kawasan Asia Tenggara.

"Ketua Umum PSSI, Pak Erick Thohir, itu sudah mengataka intinya dia diundang oleh FIFA dalam pertemuan, ada agenda rapat di Vancouver, di Kanada," ujar Bung Ropan dikutip kanal YouTube pribadinya, dikutip Kamis (23/4/2026).

"Di mana semua yang akan punya kesempatan di Asia Tenggara ini akan diundang semua, termasuk Indonesia. Di sanalah akan dibicarakan format seperti apa yang akan digunakan di FIFA ASEAN Cup," lanjutnya.

Bung Ropan
Sumber :
  • tangkapan layar youtube Bung Ropan

FIFA ASEAN Cup sendiri pertama kali diumumkan oleh Presiden FIFA Gianni Infantino pada 26 Oktober 2025 usai penandatanganan nota kesepahaman di sela-sela KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia. FIFA kemudian secara resmi merilis bahwa turnamen perdana ini akan digelar pada September hingga Oktober 2026, bertepatan dengan jendela resmi FIFA Matchday.

Bung Ropan pun melanjutkan analisisnya soal kemungkinan format yang akan diterapkan dalam turnamen baru tersebut. Menurutnya, skema yang dipakai bisa jadi meniru model kompetisi regional lain yang telah sukses digelar FIFA sebelumnya.

"Kalau mengacu seperti apa yang dikatakan sebelumnya di Kuala Lumpur oleh Gianni Infantino, FIFA ASEAN Cup kemungkinan akan hampir sama seperti FIFA di Arab Cup," kata Bung Ropan.

"Kalau formatnya 12 tim seperti yang diinginkan oleh FIFA, diberlakukan di FIFA ASEAN Cup ini, maka mungkin saja akan dibagi tiga grup, maka juara dan runner-up (terbaik) akan maju ke babak selanjutnya," sambungnya.

Bung Ropan menegaskan bahwa semua keputusan final baru bisa diketahui setelah forum di Vancouver digelar. Namun ia meyakini bahwa apapun format yang disepakati, Indonesia memiliki posisi yang menguntungkan.

"Itu bisa saja diambil format seperti itu. Tapi semua tergantung dalam pembahasan nantinya yang akan disepakati bersama oleh para delegasi ini yang diundang," pungkas Bung Ropan.(fan)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:14
02:02
02:22
03:40
01:47
05:18

Viral