news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tendangan kungfu Fadly Alberto ke pemain lawan.
Sumber :
  • Instagram @smgfootball

Meski Lakukan Tendangan Kungfu yang Brutal, Nova Arianto Tetap Buka Pintu untuk Fadly Alberto Gabung Timnas Indonesia U-19

Nova Arianto buka suara soal nasib Fadly Alberto usai dicoret dari Timnas Indonesia U-20 karena tendangan kungfu viral. Pintu Timnas belum tertutup sepenuhnya.
Rabu, 29 April 2026 - 16:43 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, angkat bicara soal masa depan Fadly Alberto di skuad Garuda. Pemain Bhayangkara FC U-20 ini sebelumnya melakukan tendangan kungfu brutal.

Nova Arianto mengaku sangat menyayangkan situasi yang menimpa Fadly Alberto belakangan ini. Meski begitu, ia tetap memandang persoalan ini dari sisi positif sebagai bahan evaluasi berharga bagi seluruh ekosistem sepak bola Indonesia.

"Ya kalau Alberto kita semuanya tahu ya dengan situasi yang didapatkan oleh Alberto ya dan saya sangat menyayangkan hal itu," ujar Nova Arianto di Jakarta pada Rabu (29/4/2026).

Namun di balik rasa kecewanya, Nova Arianto justru melihat insiden ini sebagai momentum penting bagi pertumbuhan mental Alberto sebagai pesepak bola profesional. Ia menegaskan bahwa setiap kesalahan yang dilakukan pemain muda seharusnya menjadi cermin untuk berbenah diri.

Fadly Alberto, Bintang Timnas U-17
Sumber :
  • instagram albrtoo_10

"Tetapi Alberto adalah pemain muda dan saya pikir ini menjadi pelajaran yang baik buat Alberto," lanjutnya.

Nova Arianto pun berbicara soal kemungkinan Fadly Alberto kembali dipanggil ke skuat Timnas di masa mendatang. Legenda Persib Bandung itu memberikan sinyal bahwa pintu Timnas belum sepenuhnya tertutup bagi Alberto, asalkan ada perubahan nyata dalam sikap dan perilakunya.

Namun demikian, Nova Arianto menekankan bahwa keputusan final masih harus menunggu hasil dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Proses tersebut akan menjadi penentu langkah selanjutnya yang akan diambil oleh jajaran pelatih Timnas dalam merespons kasus Alberto.

"Kita masih menunggu dari hasil Komdis juga ya situasinya akan seperti apa dan setelah kita melihat dari hasil Komdis pastinya kita selalu sangat terbuka dengan siapapun," tegasnya.

Pertemuan Rakha Nurkholis dan Fadly Alberto beserta pihak Bhayangkara dan Dewa United
Sumber :
  • Dewa United

Nova Arianto juga menegaskan bahwa Timnas Indonesia selalu membuka kesempatan bagi pemain manapun yang memenuhi dua kriteria utama tersebut. Ia berharap Fadly Alberto dapat mengambil hikmah dari kejadian ini dan kembali tampil dengan semangat serta mentalitas yang lebih matang.

"Harapannya Alberto bisa banyak belajar dan kita lihat situasinya ke depan akan seperti apa," pungkasnya.

Semua bermula dari insiden memalukan yang terjadi dalam laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 antara Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20 di Stadion Citarum, Semarang, pada Minggu (19/4/2026). Situasi memanas setelah Dewa United mencetak gol kedua yang mengubah kedudukan menjadi 2-1, lalu diprotes oleh pihak Bhayangkara FC yang menilai adanya pelanggaran offside, hingga akhirnya berkembang menjadi keributan yang melibatkan banyak pihak di lapangan. 

Dalam momen itulah, Fadly Alberto terekam berlari kencang dan mendaratkan tendangan ke tubuh pemain Dewa United bernama Rakha Nurkholis. Dampaknya langsung terasa, Fadly resmi dicoret dari skuat Timnas Indonesia U-20 atas keputusan Nova Arianto, yang kemudian dikonfirmasi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji. 

Tak hanya itu, Fadly juga terancam sanksi larangan bermain dalam jangka waktu tertentu, bahkan bisa lebih dari satu tahun, sesuai Kode Disiplin PSSI 2025. Padahal, pemain 18 tahun ini sebelumnya dikenal sebagai salah satu wonderkid paling menjanjikan Indonesia setelah bersinar di Piala Dunia U-17. (fan)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:54
06:32
01:03
01:19
02:05
05:39

Viral