- tvOnenews.com - Julio Tri Saputra & Official Persija Jakarta
Hokky Caraka atau Eksel Runtukahu? Ini Perbandingan 2 Striker yang Siap Perebutkan Tempat Utama di Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Persaingan lini depan Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 menghadirkan duel menarik antara dua striker lokal dengan karakter berbeda. Hokky Caraka dan Eksel Runtukahu kini menjadi sorotan karena sama-sama dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan oleh pelatih John Herdman.
Perbandingan keduanya tak hanya soal usia, tetapi juga perjalanan karier dan kontribusi di klub masing-masing. Hokky tampil sebagai talenta muda yang terus berkembang, sementara Eksel hadir sebagai pemain matang yang sedang berada di puncak performa.
John Herdman resmi memanggil 23 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan pada Mei 2026 sebagai persiapan menuju Piala AFF. Dari daftar tersebut, nama Hokky dan Eksel menjadi dua sosok yang paling menarik untuk dikupas.
Keduanya dianggap mewakili dua generasi berbeda di lini depan Timnas Indonesia. Perbedaan itu justru menjadi nilai tambah karena memberikan variasi opsi bagi tim pelatih.
Hokky Caraka saat ini memperkuat Persita Tangerang dan dikenal sebagai striker muda dengan mobilitas tinggi. Di sisi lain, Eksel Runtukahu menjadi andalan Persija Jakarta dengan gaya bermain yang lebih matang dan efektif di kotak penalti.
Jika menilik faktor usia, Hokky jelas lebih unggul sebagai pemain yang masih berada dalam fase perkembangan. Namun dari segi jam terbang dan kedewasaan bermain, Eksel memiliki keunggulan berkat pengalaman panjangnya di kompetisi domestik.
Keduanya kini berada dalam satu panggung yang sama untuk membuktikan kualitas. Pemusatan latihan menjadi ajang krusial bagi Hokky dan Eksel untuk merebut satu tempat di skuad utama.
Penilaian terhadap keduanya tentu tak lepas dari performa di level klub sepanjang musim ini. Konsistensi menjadi kunci utama yang membawa mereka masuk radar tim pelatih.
Bagi Eksel Runtukahu, panggilan ini terasa spesial karena menjadi kesempatan pertamanya mencicipi atmosfer Timnas Indonesia. Ia akhirnya mendapat pengakuan setelah perjalanan panjang di sepak bola nasional.
Striker asal Tondano tersebut telah meniti karier dari berbagai klub sebelum mencapai titik ini. Pengalaman bersama Persmin Minahasa, Kalteng Putra, Sulut United, hingga Barito Putera membentuk karakter permainannya.
Performa Eksel mulai mencuri perhatian publik saat membela Barito Putera pada 2023. Meski klubnya harus turun kasta, kualitas individu Eksel tetap terlihat menonjol.
Kesempatan baru datang ketika Persija Jakarta merekrutnya untuk memperkuat lini serang. Kepercayaan tersebut dibayar dengan kontribusi yang cukup konsisten sepanjang musim.
Dalam 20 penampilan, Eksel mampu mencatatkan enam gol untuk Persija. Angka tersebut menjadi bukti efektivitasnya di tengah ketatnya persaingan dengan pemain asing.
Meski bukan top skor tim, kontribusi Eksel tetap signifikan. Ia hanya berada di bawah dua pemain asing Persija, yakni Maxwell dan Allano, dalam daftar pencetak gol.
Ketajamannya juga terlihat dari kemampuannya mencetak dua gol dalam satu pertandingan. Ia melakukannya saat menghadapi Arema FC dan Persebaya Surabaya, yang menunjukkan mental bertandingnya cukup kuat.
Dengan performa tersebut, Eksel layak diperhitungkan sebagai opsi di lini depan Timnas Indonesia. Ia menawarkan pengalaman dan ketenangan dalam menyelesaikan peluang.
Di sisi lain, Hokky Caraka juga tampil konsisten bersama Persita Tangerang. Ia menjadi salah satu pemain muda yang mendapatkan kepercayaan besar dari timnya.
Sepanjang musim ini, Hokky telah tampil dalam 27 pertandingan dengan 21 kali menjadi starter. Peran tersebut menunjukkan betapa pentingnya ia dalam skema permainan tim.
Kontribusinya tercatat melalui empat gol dan satu assist di kompetisi domestik. Meski belum terlalu produktif, performanya tetap stabil sebagai pemain muda.
Salah satu penampilan terbaiknya terjadi saat mencetak dua gol ke gawang Persik Kediri pada Desember 2025. Momen itu menjadi bukti potensinya sebagai penyerang masa depan.
Hokky juga memiliki nilai tambah dari pengalaman bersama Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia. Ia bahkan sudah mencatatkan belasan penampilan bersama tim senior.
Situasi saat ini juga menguntungkan bagi Hokky. Absennya beberapa pemain yang berkarier di Eropa, seperti Ole Romeny, membuka peluang lebih besar baginya.
Dengan usia yang masih 21 tahun, Hokky masih memiliki ruang perkembangan yang luas. Pengalamannya bersama PSS Sleman sebelum ke Persita turut membentuk kematangannya di level tertinggi.
(igp)