news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain keturunan Indonesia Pascal Struijk di Leeds United.
Sumber :
  • REUTERS/Toby Melville

7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

Timnas Indonesia masuk grup sangat berat di ajang Piala Asia 2027 bersama raksasa Asia. PSSI bisa menambah 7 pemain diaspora 'Grade A' demi menjaga asa Garuda.
Selasa, 12 Mei 2026 - 17:39 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia resmi masuk neraka di Piala Asia 2027. Sebanyak tujuh pemain keturunan ini bisa 'menyelamatkan' skuad Garuda dalam ajang paling bergengsi di benua Asia tersebut.

Dalam drawing yang berlangsung di Arab Saudi, Sabtu (9/5/2026) waktu setempat, Timnas Indonesia berada di Grup F. Tim besutan John Herdman ini akan melawan Jepang, Qatar, dan Thailand.

Bukan cuma berat di atas kertas, ketiga lawan Garuda ini punya reputasi mentereng di level Asia. Jepang adalah tim dengan ranking FIFA tertinggi di Asia (peringkat 18 dunia), Qatar dua kali juara AFC berturut-turut (2019 dan 2023), sementara Thailand adalah penguasa Asia Tenggara yang selalu tembus 16 besar dua edisi terakhir.

Tapi jangan keburu pesimis dulu. Ada satu senjata rahasia yang selama ini terus diasah PSSI untuk mengangkat level Skuad Garuda, yakni program naturalisasi pemain keturunan. Pertanyaannya, siapa saja pemain kelas dunia yang paling layak diperjuangkan untuk memperkuat barisan merah putih sebelum peluit Piala Asia 2027 berbunyi pada 7 Januari mendatang?

Berikut 7 nama yang wajib ada di radar PSSI segera!

1. Jenson Seelt 

Bek keturunan Indonesia, Jenson Seelt resmi merapat ke Wolfsburg
Sumber :
  • Instagram/VfL Wolfsburg

Bayangkan punya bek setinggi 192 cm yang sudah merasakan atmosfer Premier League di usia 21 tahun. Itulah Jenson Seelt, pemain Sunderland yang saat ini dipinjamkan ke klub Bundesliga Jerman, VfL Wolfsburg.

Koneksinya dengan Indonesia bukan sekadar cerita, darah Ambon mengalir dalam dirinya dari garis sang kakek. Dengan nilai pasar mencapai Rp34,8 miliar dan postur ideal untuk duel udara maupun permainan bola tanah, Seelt adalah calon tandem sempurna bagi kapten Jay Idzes di jantung pertahanan Garuda.

2. Tristan Gooijer 

Calon pemain Timnas Indonesia Tristan Gooijer malah dipanggil Belanda U-21
Sumber :
  • Instagram @peczwolle

Kalau Timnas Indonesia butuh pemain yang bisa mengisi lima posisi berbeda dalam satu skuad, Tristan Gooijer adalah jawabannya. Pemuda 20 tahun lulusan akademi Ajax Amsterdam sejak 2016 ini bisa beroperasi sebagai bek kanan, bek kiri, bek tengah, gelandang bertahan, hingga gelandang sayap.

Darah Indonesia mengalir dari nenek pihak ayahnya yang lahir di Maluku. Fleksibilitas taktis Gooijer sangat relevan untuk sistem John Herdman yang kerap butuh pemain serbabisa.

3. Dean Zandbergen 

Striker Dean Zandbergen bisa dinaturalisasi Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @vvv_venlo_1903

Satu hal yang membuat Dean Zandbergen istimewa dibanding banyak nama lain yakni dia sendiri yang aktif ingin bela Indonesia. Striker VVV-Venlo berpostur 188 cm ini sudah menjalin komunikasi langsung dengan pihak PSSI.

Performa di lapangan pun tidak bisa diremehkan. Sepanjang musim 2025/2026, Zandbergen mengemas 15 gol dari 35 penampilan di Eerste Divisie (kasta kedua Liga Belanda), angka yang membuktikan naluri golnya sangat tajam. Keturunan Indonesianya berasal dari nenek yang asli Depok, Jawa Barat.

4. Demiane Agustien 

Demiane Agustien
Sumber :
  • Arsenal.com

Namanya mungkin belum sepopuler Jay Idzes di telinga publik awam, tapi di kalangan pengamat sepak bola dunia, Demiane Agustien adalah salah satu gelandang muda paling menjanjikan di Eropa saat ini. Di usia 18 tahun, ia sudah menjadi bagian dari akademi Arsenal yang terkenal sangat selektif, bahkan sempat mencetak gol debut untuk Timnas Belanda U-19 kontra Prancis.

Ayahnya, Kemy Agustien, sendiri adalah mantan pesepak bola profesional yang merumput di Liga Inggris bersama Birmingham, Crystal Palace, Swansea, dan Brighton. Naturalisasi Agustien bukan sekadar menambah pemain, ini investasi jangka panjang yang nilainya bisa jauh melampaui satu turnamen.

5. Luke Vickery 

Luke Vickery Siap Jadi Mesin Gol Timnas Indonesia Vickery Saya Bisa Mewakili Australia, AS, atau Indonesia
Sumber :
  • instagram Luke Vickery

Lahir di Hawaii tapi punya darah Medan, Sumatra Utara — perpaduan unik yang membuat Luke Vickery masuk daftar pantauan PSSI sejak lama. Striker muda 20 tahun Macarthur FC ini tampil impresif di A-League Australia sekaligus AFC Champions League 2, mencatatkan 5 gol dan 3 assist dari 24 pertandingan.

Yang menarik, namanya tidak sekadar muncul di gosip fans. Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot, sendiri yang menyebut Vickery sebagai pemain yang sudah lama dipantau PSSI untuk kemungkinan memperkuat Garuda. Pengamat sepak bola nasional menilainya cocok jadi tandem Ole Romeny di lini depan.

6. Jordy Wehrmann

Jordy Wehrmann
Sumber :
  • Instagram - Madura United

Berbeda dari nama-nama lain yang masih berkarier di luar negeri, Jordy Wehrmann justru sudah ada di Indonesia dengan merumput bersama Madura United di Super League. Gelandang asal Belanda ini dikabarkan sedang menjalani proses naturalisasi lewat jalur keturunan.

Kehadirannya menjadi opsi praktis bagi PSSI, terutama untuk agenda seperti Piala AFF 2026 yang tidak bisa menggunakan pemain berkarier di Eropa. Kombinasi pengalaman Eropa dan adaptasi di liga domestik, Wehrmann bisa langsung nyambung dengan ritme permainan Timnas Indonesia.

7. Pascal Struijk 

Pemain keturunan Indonesia, Pascal Struijk
Sumber :
  • Instagram @pascalstruijk

Tidak banyak pemain asing yang secara sukarela mengukir tato Burung Garuda di tubuhnya, tapi Pascal Struijk melakukannya. Bek Leeds United berpostur 190 cm ini memiliki tato lambang kebangsaan Indonesia di kaki kirinya, sebuah "kode" yang langsung membuat publik Tanah Air heboh dan memantik spekulasi panjang soal kemungkinan naturalisasinya.

Nilai pasarnya saat ini menyentuh angka fantastis Rp382,40 miliar, menjadikannya salah satu pemain keturunan dengan harga paling mahal yang pernah masuk radar PSSI. 

Memang, sang pemain mengaku masih menunggu peluang dipanggil Belanda. Namun selama pintu itu belum tertutup rapat, PSSI dan John Herdman sudah sepatutnya terus mengetuk pintu Struijk karena mendatangkan bek sekelas Premier League dengan keturunan Surabaya ke dalam skuad Garuda bisa jadi amunisi yang luar biasa untuk Timnas Indonesia. (fan)
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:10
01:22
05:11
01:38
03:33
22:38

Viral