- guhoyas.com
Calon Pemain Naturalisasi Terbaru Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2027 Mulai Terbongkar, Punya Postur 196 cm dan Tajam di Amerika
Bukan hanya tajam, Baker juga memiliki latar belakang pembinaan yang cukup kuat. Sebelum hijrah ke Amerika Serikat, ia pernah berada di lingkungan Melbourne Victory Academy dan meraih penghargaan Golden Boot serta MVP di Scotch College pada 2021.
Sorotan terhadap Baker semakin menarik karena statusnya sebagai pemain keturunan Indonesia. Media Australia, Football360, menyebut Baker memiliki darah Indonesia dari garis sang ibu, sehingga namanya mulai ramai dibicarakan penggemar sepak bola Indonesia.
Namun, kabar ini tetap perlu ditempatkan secara hati-hati. Hingga saat ini, yang menguat baru sebatas sinyal dan pembicaraan publik, sementara pengumuman resmi dari PSSI masih harus ditunggu.
Dari sisi karier klub, Baker juga belum otomatis langsung menjadi pemain utama Colorado Rapids. The Hoya menyebut pemain yang masih memiliki kelayakan bermain di NCAA bisa memilih kembali ke kampus atau menandatangani kontrak profesional setelah terpilih dalam draft.
Kondisi itu diperkuat oleh kabar dari Vermont Green FC pada Maret 2026. Mereka menyebut Baker memilih kembali ke Georgetown untuk tahun juniornya, meski hak draft-nya sudah berada di Colorado Rapids.
Meski demikian, status sebagai pilihan 10 besar MLS SuperDraft tetap menjadi indikator kuat kualitas Baker. Situs resmi MLS bahkan menempatkannya sebagai prospek penyerang nomor tiga dalam daftar top prospects MLS SuperDraft 2026.
Bagi Timnas Indonesia muda, profil Baker tentu sangat menarik untuk dipantau. Ia memiliki postur tinggi, naluri gol yang tajam, pengalaman di sistem sepak bola Amerika Serikat, serta latar belakang kompetitif dari Australia hingga NCAA.
Jika proses administrasi dan kelayakan berjalan sesuai aturan, Baker bisa menjadi opsi menarik untuk lini depan Garuda pada masa depan. Apalagi, Indonesia selama ini terus mencari penyerang muda potensial yang mampu bersaing di level internasional. (fan)