news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mitchell Lee Baker.
Sumber :
  • guhoyas.com

Calon Pemain Naturalisasi Terbaru Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2027 Mulai Terbongkar, Punya Postur 196 cm dan Tajam di Amerika

Striker keturunan Indonesia pilihan klub MLS disebut masuk radar naturalisasi untuk Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2027 setelah tampil tajam di Amerika.
Kamis, 14 Mei 2026 - 13:51 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemain keturunan yang akan dinaturalisasi jelang Piala Asia 2027 mulai terungkap. Nama tersebut dikabarkan masuk daftar 5 pemain yang akan dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Sosok tersebut adalah Mitchell Lee Baker. Penyerang muda berdarah Indonesia itu menjadi perbincangan usai dipilih Colorado Rapids dalam MLS SuperDraft 2026.

Kabar tersebut mencuat melalui unggahan Staf Khusus Menteri Hukum Republik Indonesia, Noor Korompot, di Instagram. Ia menyebut Baker sebagai striker keturunan Indonesia yang berpotensi menghiasi skuad muda Garuda.

“Mitchell Lee Baker (Striker Keturunan Indonesia) terpilih oleh Colorado Rapids di MLS SuperDraft 2026. Ia adalah striker muda berusia 19 tahun yang sebelumnya bermain untuk Georgetown University (NCAA). Nama Baker akan menghiasi skuad timnas muda Indonesia. Sabar ya menunggu pengumuman resmi PSSI pada saatnya. Saya coba untuk menebak-nebak dulu," tulis akun Instagram @noorkorompotalks.

Nama Baker memang bukan pemain sembarangan di level sepak bola kampus Amerika Serikat. Colorado Rapids secara resmi memilihnya pada urutan ke-10 MLS SuperDraft 2026, menjadikannya salah satu prospek muda yang cukup diperhitungkan.

Berdasarkan data Georgetown University, Baker berposisi sebagai forward dan berasal dari Melbourne, Australia. Ia tercatat memiliki tinggi 6 kaki 5 inci atau sekitar 196 cm, postur yang membuatnya sangat ideal sebagai penyerang tengah modern.

Sebelum menembus panggung MLS SuperDraft, Baker lebih dulu menunjukkan ketajamannya bersama Georgetown Hoyas. Pada musim 2025, ia tampil dalam 21 pertandingan dan mencetak 14 gol serta tiga assist untuk total 31 poin. 

Catatan itu membuat Baker menjadi salah satu pemain paling menonjol di timnya. Ia bahkan tercatat memimpin BIG EAST dalam jumlah gol kemenangan dengan lima game winners dan masuk jajaran pemain terbaik kampus. 

Performa impresif tersebut juga membuat Baker mendapat pengakuan individual bergengsi. Georgetown mencatat bahwa ia menjadi United Soccer Coaches Second Team All-American, unanimous First Team All-BIG EAST, MAC Hermann Trophy Semifinalist, dan First Team All-East Region. 

Baker juga punya rekam jejak luar biasa sebelum masuk Georgetown. Saat memperkuat Northwood School dan Black Rock FC, ia disebut memegang rekor sekolah dengan torehan 141 gol dalam dua setengah tahun. 

Bukan hanya tajam, Baker juga memiliki latar belakang pembinaan yang cukup kuat. Sebelum hijrah ke Amerika Serikat, ia pernah berada di lingkungan Melbourne Victory Academy dan meraih penghargaan Golden Boot serta MVP di Scotch College pada 2021.

Sorotan terhadap Baker semakin menarik karena statusnya sebagai pemain keturunan Indonesia. Media Australia, Football360, menyebut Baker memiliki darah Indonesia dari garis sang ibu, sehingga namanya mulai ramai dibicarakan penggemar sepak bola Indonesia. 

Namun, kabar ini tetap perlu ditempatkan secara hati-hati. Hingga saat ini, yang menguat baru sebatas sinyal dan pembicaraan publik, sementara pengumuman resmi dari PSSI masih harus ditunggu.

Dari sisi karier klub, Baker juga belum otomatis langsung menjadi pemain utama Colorado Rapids. The Hoya menyebut pemain yang masih memiliki kelayakan bermain di NCAA bisa memilih kembali ke kampus atau menandatangani kontrak profesional setelah terpilih dalam draft. 

Kondisi itu diperkuat oleh kabar dari Vermont Green FC pada Maret 2026. Mereka menyebut Baker memilih kembali ke Georgetown untuk tahun juniornya, meski hak draft-nya sudah berada di Colorado Rapids. 

Meski demikian, status sebagai pilihan 10 besar MLS SuperDraft tetap menjadi indikator kuat kualitas Baker. Situs resmi MLS bahkan menempatkannya sebagai prospek penyerang nomor tiga dalam daftar top prospects MLS SuperDraft 2026. 

Bagi Timnas Indonesia muda, profil Baker tentu sangat menarik untuk dipantau. Ia memiliki postur tinggi, naluri gol yang tajam, pengalaman di sistem sepak bola Amerika Serikat, serta latar belakang kompetitif dari Australia hingga NCAA.

Jika proses administrasi dan kelayakan berjalan sesuai aturan, Baker bisa menjadi opsi menarik untuk lini depan Garuda pada masa depan. Apalagi, Indonesia selama ini terus mencari penyerang muda potensial yang mampu bersaing di level internasional. (fan)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:35
06:21
06:22
05:04
06:04
02:54

Viral