- Tangkapan Layar YouTube Timnas Indonesia
John Herdman Bongkar Syarat Timnas Indonesia Jadi Tim yang Disegani, Singgung 280 Juta Rakyat sampai Pemain Diaspora
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai memberi gambaran besar tentang bagaimana skuad Garuda harus menghadapi turnamen besar ke depan. Bukan hanya soal taktik di atas lapangan, Herdman menilai mental, keberanian, keyakinan, dan identitas menjadi fondasi penting bagi Timnas Indonesia.
Herdman sadar bahwa Timnas Indonesia saat ini dihuni pemain dengan latar belakang yang sangat beragam. Ada pemain yang tumbuh dari kompetisi dalam negeri, tetapi ada pula pemain keturunan yang berkembang di kultur sepak bola Eropa.
“Ya, saya pikir tim harus mewujudkan siapa diri mereka. Sebagai pelatih, Anda memiliki visi tentang apa yang Anda inginkan dari tim Anda, tetapi saya harus menghormati bahwa kita memiliki pemain yang lahir, besar, dan berkembang di Indonesia. Kita juga memiliki pemain yang lahir dan besar di Belanda serta tempat-tempat lain di seluruh dunia," ujar John Herdman dikutip dari channel YouTube Timnas Indonesia, Jumat (15/5/2026).
Herdman tidak ingin memaksakan identitas secara sepihak kepada para pemain. Ia justru ingin menjadikan perbedaan latar belakang sebagai kekuatan baru untuk membentuk karakter Timnas Indonesia.
- Kitagaruda.id
“Mereka mengalami budaya sepak bola yang berbeda, mulai dari Serie A ke Bundesliga, Eredivisie, hingga Liga 1 di sini. Semua pengalaman itu penting," katanya.
Dengan komposisi seperti itu, Timnas Indonesia dinilai memiliki bahan mentah yang menarik untuk berkembang. Para pemain membawa pengalaman berbeda, mulai dari kerasnya kompetisi Eropa hingga atmosfer panas sepak bola Indonesia.
Herdman menilai identitas Timnas Indonesia tidak bisa hanya berasal dari pikiran pelatih. Menurutnya, para pemain juga harus ikut menentukan wajah dan karakter tim saat tampil di lapangan.
“Sulit bagi saya sebagai pelatih untuk mengatakan, "Inilah identitas yang saya inginkan." Ini tentang menyatukan semua pengalaman dan kebaikan itu menjadi satu identitas kolektif," ucapnya.
- Kitagaruda.id
Herdman ingin membangun ruang kepemimpinan di dalam skuad Garuda. Para pemain tidak hanya dituntut menjalankan instruksi, tetapi juga harus memahami alasan mengapa mereka bertarung untuk lambang Garuda di dada.
“Sesuatu yang harus mereka artikulasikan dengan jelas bersama dan mampu berkomitmen pada satu, dua, atau tiga hal yang ingin mereka tunjukkan setiap kali bermain. Dan itu adalah keputusan mereka," ujar pelatih asal Inggris itu.
Herdman tampaknya ingin Timnas Indonesia memiliki prinsip yang jelas setiap kali masuk lapangan. Entah itu soal agresivitas, keberanian menekan lawan, disiplin bertahan, atau keyakinan untuk tidak gentar menghadapi tim besar.
Bagi Herdman, tugas pelatih bukan sekadar menyusun strategi dan memilih sebelas pemain utama. Ia ingin membangun hubungan kuat dengan para pemain agar identitas itu muncul dari dalam diri skuad, bukan sekadar menjadi slogan.
- Tangkapan Layar YouTube Timnas Indonesia
“Tugas saya sebagai pelatih melalui grup kepemimpinan dan koneksi yang saya bangun dengan para pemain adalah untuk memunculkan hal itu dari mereka sebagai titik awal. Saya memiliki pengalaman meloloskan tim ke Piala Dunia, jadi saya akan membawa apa yang saya yakini sebagai hal-hal yang tidak bisa ditawar dari identitas kita," ucapnya.
Lebih dari itu, Herdman juga menyinggung besarnya tanggung jawab pemain ketika mengenakan jersey Timnas Indonesia. Ia menyebut ada 280 juta alasan yang harus menjadi bahan bakar setiap pemain saat membela Merah Putih.
“Menyelaraskannya dengan tujuan yang lebih besar, yaitu 280 juta alasan mengapa kita bangun dari tempat tidur setiap hari. Memastikan mereka sepenuhnya memahami tujuan mengenakan jersei ini, dan ketika mereka jelas tentang tujuan itu, biarkan mereka memutuskan ingin menjadi siapa dan apa yang ingin mereka tunjukkan kepada 280 juta orang ini," ucapnya.
Herdman ingin para pemain sadar bahwa mereka tidak hanya bermain untuk diri sendiri, klub, atau karier pribadi, tetapi juga untuk jutaan rakyat Indonesia. Meski memberi ruang bagi pemain untuk menentukan identitas, Herdman tetap menegaskan bahwa dirinya akan menjadi pengarah utama.
- Kitagaruda.id
Ia menyebut perannya sebagai “cermin kebenaran” agar para pemain tidak memilih jalan yang salah dalam membangun karakter tim.
“Ketika mereka memutuskan elemen-elemen identitas tersebut, saya hanya harus menjadi "cermin kebenaran". Karena jika mereka memilih elemen yang tidak akan membantu mereka lolos—dan berdasarkan pengalaman saya, saya cukup jelas tentang apa yang diperlukan—maka saya akan mencoba bernegosiasi dan membawa mereka ke tempat yang memberikan kejelasan tentang siapa kita dan apa yang harus kita bawa," pungkasnya. (fan)