- AFC
Psywar Berkelas John Herdman Jelang Piala Asia 2027: Percayalah, Jepang dan Qatar Ogah Ketemu Indonesia
tvOnenews.com – Pelatih anyar Timnas Indonesia John Herdman angkat bicara mengenai peta persaingan sengit yang akan dihadapi anak asuhnya di Grup F Piala Asia 2027.
Berstatus sebagai tim underdog, juru taktik asal Inggris ini justru menebar optimisme tinggi dan menegaskan Skuad Garuda tidak akan gentar menghadapi nama besar.
Berdasarkan hasil undian, langkah Indonesia dipastikan tidak mudah karena harus tergabung di grup "neraka" bersama raksasa Asia Jepang, kekuatan Timur Tengah Qatar, serta rival abadi dari Asia Tenggara, Thailand.
- AFC
Di atas kertas, Jepang tentu menjadi kubu yang paling diunggulkan untuk melenggang mulus sebagai juara grup.
Namun, bagi Herdman, kondisi ini adalah momentum emas bagi Jay Idzes dan kawan-kawan untuk naik kelas ke level tertinggi sepak bola Asia.
"Undian ini adalah peluang yang menarik bagi kita. Kita tahu apa yang akan terjadi, kita adalah tim underdog. Kita tidak punya apa-apa selain peluang," ujar John Herdman mantap, sebagaimana dilansir tvOnenews.com dari laman Antara, Sabtu (16/5/2026).
Semenjak mengambil alih kursi kepelatihan dari Patrick Kluivert, pelatih berusia 50 tahun ini membawa filosofi baru yang penuh rasa percaya diri.
Alih-alih merasa tertekan, mantan pelatih Timnas Kanada ini justru menilai bahwa beban berat sebenarnya berada di pundak para pesaing Indonesia.
- AFC
Dengan tren positif yang sedang ditunjukkan Skuad Garuda, Herdman meyakini bahwa tiga negara lain di Grup F sebenarnya menyimpan kekhawatiran besar harus berhadapan dengan kekuatan baru Indonesia yang terus berkembang pesat sejak era Shin Tae-yong—yang sebelumnya sukses menembus babak 16 besar.
"Menurut saya, untuk tim seperti Jepang, Thailand, dan Qatar, mereka berpikir ini grup kematian. Karena tim-tim itu tidak memprediksi akan bertemu Indonesia," kata Herdman dengan nada menantang.
Herdman memberikan peringatan keras agar tidak ada satu pun tim yang meremehkan kekuatan pasukannya.
Ia memastikan seluruh sisa waktu menjelang turnamen akan dimaksimalkan untuk menggodok taktik dan fisik para pemain agar mampu memberikan perlawanan maksimal di atas lapangan.
Dengan status tanpa beban, para penggawa Garuda dipastikan siap bertarung habis-habisan demi mengukir tinta emas dan melangkah sejauh mungkin di turnamen bergengsi benua kuning tersebut.
"Percayalah, ketika melihat pot (empat) itu, mereka tidak menginginkan bertemu Indonesia," tutup Herdman penuh percaya diri.