news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Timnas Indonesia, Rayhan Hannan di TC Jelang FIFA Matchday.
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Comeback ke Timnas Indonesia, Wonderkid Persija Siap Bayar Kepercayaan John Herdman di FIFA Matchday

Pemain Persija Jakarta, Rayhan Hannan, mengaku bahagia setelah kembali mendapatkan kepercayaan untuk memperkuat Timnas Indonesia senior.
Selasa, 2 Juni 2026 - 09:52 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Persija Jakarta, Rayhan Hannan, mengaku bahagia setelah kembali mendapatkan kepercayaan untuk memperkuat Timnas Indonesia senior. Gelandang berusia 22 tahun itu masuk dalam skuad Garuda yang akan menghadapi Oman dan Mozambik pada agenda FIFA Matchday Juni 2026.

‎Pemanggilan kali ini menjadi momen spesial bagi Hannan setelah sebelumnya sempat merasakan atmosfer timnas senior pada ajang Piala AFF 2024. Kesempatan tersebut sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi dirinya untuk terus bersaing di level tertinggi sepak bola nasional.

‎Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni dua pertandingan internasional melawan Oman dan Mozambik. Kedua laga tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, masing-masing pada Jumat (5/6) dan Selasa (9/6).

‎Jika mendapatkan kesempatan bermain pada dua pertandingan tersebut, jumlah penampilan Hannan bersama Timnas Indonesia akan bertambah. Saat ini, pemain Persija itu telah mengoleksi tiga caps bersama skuad Garuda sejak Desember 2024.

‎Hannan mengaku antusias bisa kembali berada di lingkungan timnas senior yang kini dihuni banyak pemain diaspora. Menurutnya, keberadaan para pemain tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus kesempatan untuk belajar lebih banyak.

‎"Rasanya senang, apalagi ini pemanggilan pertama saya di tim senior dengan banyak pemain diaspora. Jadi, saya bisa belajar banyak juga dari mereka," ujar Hannan saat ditemui awak media di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (1/6/2026).

‎Selain membahas pemanggilan ke timnas, Hannan juga mendapat pertanyaan mengenai perjalanan kariernya bersama Persija Jakarta sepanjang musim ini. Ia sempat mengalami periode sulit pada awal musim sebelum akhirnya mampu menunjukkan performa yang lebih konsisten.

Pemain Persija Jakarta, Rayhan Hannan
Sumber :
  • Persija

‎Performa terbaik Hannan terlihat dalam 10 pertandingan terakhir sejak Maret. Pada periode tersebut, ia menjadi salah satu pemain yang rutin mendapatkan kepercayaan tampil sejak menit pertama.

‎Dari 10 pertandingan itu, hanya satu kali Hannan tidak masuk dalam susunan pemain inti. Selebihnya, ia selalu dipercaya sebagai starter dan mampu memberikan kontribusi penting bagi timnya.

‎Catatan statistiknya pun cukup menjanjikan. Hannan berhasil mencetak tiga gol dan satu assist yang menjadi kontribusi pentingnya bersama Persija Jakarta musim ini.

‎Meski sempat mengalami pasang surut performa, Hannan menilai situasi tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dunia sepak bola. Ia memilih tetap fokus bekerja keras dan tidak menyerah dalam menghadapi tantangan.

‎"Ya, mungkin itu sepak bola. Sama seperti hidup, kadang di atas, kadang di bawah. Tapi saya tidak pernah kehilangan fokus, saya terus bekerja keras, dan semua akan datang pada waktunya," kata Hannan.

‎Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengungkapkan alasan di balik pemanggilan Rayhan Hannan ke dalam skuadnya. Menurut Herdman, pemain Persija tersebut memiliki karakter permainan yang sesuai dengan kebutuhan tim saat ini.

‎"Setiap posisi memiliki profil yang mencakup aspek fisik, teknis, dan taktis. Rayhan sangat cocok dalam beberapa aspek teknis dan taktis tersebut," ungkap Herdman.

‎Pelatih asal Inggris itu juga menilai kemampuan Hannan dalam menjalankan instruksi permainan sudah berada pada level yang baik. Ia secara khusus menyoroti kualitas pressing dan kemampuannya mencari ruang di antara lini pertahanan lawan.

‎Herdman menambahkan bahwa tantangan berikutnya bagi Hannan adalah menunjukkan kualitasnya saat menghadapi para pemain yang sudah terbiasa tampil di level internasional. Ia berharap sang pemain mampu beradaptasi dan terus berkembang bersama Timnas Indonesia.

‎"Intensitas pressing-nya mencerminkan identitas yang ingin kami lihat. Kemampuannya bermain di antara lini lawan dan memecah garis pertahanan juga berada pada level yang baik," kata Herdman.

‎"Sekarang tugas kami adalah mengujinya ketika berhadapan dengan pemain seperti Elkan Baggott, Justin Hubner, dan Kevin Diks. Itu level yang berbeda. Apakah dia bisa beradaptasi? Dia memulai dengan baik dan semoga terus berkembang," tutupnya.

‎(igp)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:26
01:37
01:24
06:07
07:23
07:22

Viral