- Kita Garuda
Timnas Indonesia Bisa Bikin John Herdman Full Senyum jika Berhasil Menumbangkan Oman di FIFA Matchday 5 Juni, Kenapa?
tvOnenews.com - Pertandingan uji coba internasional dalam kalender FIFA Matchday antara Timnas Indonesia melawan Oman pada Jumat (5/6/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) bukan sekadar laga persahabatan biasa.
Bagi pelatih kepala Skuad Garuda, John Herdman, laga ini memuat misi strategis yang dapat mengubah lanskap sepak bola Indonesia di kancah internasional.
Jika Timnas Indonesia berhasil menumbangkan Oman, serangkaian dampak positif yang sangat luar biasa dipastikan akan menghampiri tim Merah Putih, sekaligus membuat sang pelatih kepala bisa tersenyum lebar menikmati hasil kerja kerasnya.
Ranking FIFA yang melonjak
- X @timnasindonesia
Dampak paling nyata dan instan dari kemenangan ini adalah lonjakan poin yang sangat signifikan dalam sistem ranking resmi FIFA. Di atas kertas, Oman memiliki posisi yang berada jauh di atas Timnas Indonesia dalam peringkat dunia saat ini.
Skuad Garuda saat ini menempati peringkat ke-122 dunia dengan koleksi 1.144,88 poin, sementara Timnas Oman kokoh bertengger jauh di atasnya, yakni posisi ke-79 dunia dengan raihan 1.313,46 poin.
Berdasarkan regulasi perhitungan poin FIFA, menumbangkan tim dengan peringkat yang jauh lebih tinggi dalam laga resmi akan menghasilkan pundi-pundi poin yang masif.
Keberhasilan mengamankan kemenangan di SUGBK otomatis bakal mendongkrak posisi Skuad Garuda secara drastis di tangga peringkat internasional, sekaligus mempermudah langkah Indonesia dalam pembagian pot undian turnamen-turnamen besar di masa depan.
- kitagaruda.id
Apabila Rizky Ridho cs sukses mengunci kemenangan atas negara Timur Tengah tersebut, Indonesia bakal diganjar tambahan +6,56 poin.
Suntikan angka tersebut otomatis mendongkrak akumulasi poin Skuad Garuda menjadi 1.151,44 poin, yang diproyeksikan mampu mengatrol posisi Indonesia melesat naik mendekati peringkat ke-118 dunia.
Langkah progresif ini jelas menjadi momentum krusial dalam menyokong target jangka panjang PSSI untuk membawa sepak bola tanah air menembus jajaran 100 besar dunia.
Memutus rantai rekor buruk
- kitagaruda.id
Selain keuntungan matematis di tabel peringkat dunia, kemenangan atas Oman akan menjadi momen bersejarah untuk memutus rekor buruk di masa lalu.
Diketahui, Timnas Indonesia pertama kali bertemu dengan Oman pada tahun 1987 silam, tepatnya dalam turnamen King's Cup atau Piala Raja Thailand. Kala itu, Indonesia menang dengan skor 2-0. Lalu, hasil positif kembali didapat 1 tahun kemudian dengan skor telak 3-0.
Sayangnya, sejak pertemuan pada tahun 2007 lalu, Timnas Indonesia kesulitan dalam mengulang sejarah yang sama.
Oman berhasil mengalahkan Indonesia di laga persahabatan tahun 2007 dengan skor 0-1. Lalu, kembali memetik kemenangan 1-2 pada Kualifikasi Piala Asia 2011, hingga menang telak 3-1 di Kualifikasi Piala Dunia 2022 lalu.
Apabila Timnas Indonesia bisa menaklukan Oman pada 5 Juni 2026 lalu di SUGBK, ini akan menjadi titik balik bagi Rizky Ridho cs sekaligus memutus rantai rekor buruk sejak tahun 2007 lalu.
Mampu membalikkan prediksi dengan mengunci kemenangan tidak hanya akan meruntuhkan tembok psikologis yang selama ini menghantui, tetapi juga menjadi bukti sahih bahwa kualitas permainan Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman telah mengalami lompatan kualitas yang sangat pesat. (ism)